Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Saharuddin Tewas di Tangan Jufri Usai Dilarang Minum Minuman Keras

Setelah tersangka Jufri memegang pisau yang ia dapat didapur, dia pun berbalik dan menyerang korban dengan 11 tusukan

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Saharuddin Tewas di Tangan Jufri Usai Dilarang Minum Minuman Keras
Tribun Timur/Darul Amri
Unit Reskrim Polsek Panakkukang rilis kasus duel penikaman yang berujung kematian di Mapolsek. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Pesta minuman keras (miras) di Jl Sukamaju 4 Makassar, berakhir dengan baku tikam.

Peristiwa baku tikam antara dua warga Jl Sukamaju 5, Panakkukang ini terjadi pada, Minggu (3/11/2019) pukul 00.10 Wita, dinihari.

Kasus ini pun dirilis pihak Reskrim Polsek Panakkukang, di Mapolsek Jl Pengayoman Kota Makassar, Senin (4/11/2019) siang.

Rilis kasus ini dipimpin Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek, Iptu Andri Kurniawan dan didampingi Panit I Reskrim, Ipda Armin.

Sebelum dirilis, tersangka penikaman Jufri (43) dibekuk tim Resmob Panakkukang di rumahnya, Jl Sukamaju 4, Kota Makassar.

Baca: Pesta Pernikahan di Panakukkang Makassar Berujung Tewasnya Saharuddin

Baca: Anto Tampar Istrinya yang Hamil 7 Bulan Karena Emosi Sang Istri Baca Isi Chatting di HP

Baca: Aksi Penikaman Massal Terjadi di Jepang, 1 Perempuan Tewas dan Belasan Luka-luka

"Jadi berselang beberapa jam kejadian itu, tim kami langsung mengamankan pelaku di sekitar lokasi," kata Iptu Andri Kurniawan saat rilis.

Rekomendasi Untuk Anda

Kronologis kejadian, Jufri menikam Saharuddin (29) warga asal Jl Sukamaju 5 dengan 11 tusukan, memakai pisau dapur.

Awalnya korban dan beberapa rekannya sedang menikmati miras, tidak jauh dari lokasi pesta pernikahan keluarga pelaku.

Kata Iptu Andri, karena khawatir, tersangka menegur korban agar tidak membuat onar pada saat pesta pernikahan keluaganya.

Unit Reskrim Polsek Panakkukang rilis kasus duel penikaman yang berujung kematian di Mapolsek.
Unit Reskrim Polsek Panakkukang rilis kasus duel penikaman yang berujung kematian di Mapolsek. (Tribun Timur/Darul Amri)

Tetapi, Saharuddin merespon teguran itu dengan menantang Jufri untuk berduel di lokasi itu. Bahkan, Jufri langsung diburu.

"Pelaku juga sempat sempat ditikam dan terkena jarinya, dari situ pelaku masuk ke rumah dan mengambil pisau," jelas Andri.

Setelah tersangka Jufri memegang pisau yang ia dapat didapur, dia pun berbalik dan menyerang korban dengan 11 tusukan.

"Jadi tersangka ini kita jerat dengan Pasal 35 Ayat 3 (KUHP). Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun," tambah Andri. (dal)

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas