Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Rumah Senen Ambruk Disapu Angin Puting Beliung

Hujan deras disertai angin puting beliung pada Minggu (24/11/2019) menyebabkan satu rumah warga di Dusun Tlagan RT24/RW05, ambruk.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Rumah Senen Ambruk Disapu Angin Puting Beliung
Dokumen Polsek Pilangkenceng
Tim gabungan melakukan kerja bakti membersihkan rumah warga di Dusun Tlagan RT24/RW05, Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, yang ambruk tersapu angin puting beliung, Minggu (24/11/2019) sore. 

Saat kejadian Purnawirawan TNI ini baru saja kembali dari daerah Oesao.

Baca: 5 Siswa Korban Ambruknya Aula SMKN 1 Miri akan Menjalani Operasi Tulang

Baca: Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timpa Puluhan Siswa, Mantan Kepala Sekolah: Maafkan Anak-anakku

Ia pun memasuki rumah dan melihat anaknya Otilia tengah menjaga cucunya yang tertidur di dalam ayunan.

Tali ayunan tersebut diikatkan pada kayu atap sehingga saat atap diterbangkan, cucunya pun ikut terbawa angin.

Saat kejadian, urai Gilberto, angin begitu kencang disertai hujan.

Ia terkaget saat televisi di rumahnya terjatuh. Di saat bersamaan angin kencang mengangkat atap rumahnya.

Gilberto mengatakan, cucunya yang bernama Raikel Tamonob (4 bulan) sedang tidur di dalam ayunan dan dijaga sang ibu.

Puting beliung mengamuk di sejumlah desa Pantai Hambawang, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola, Minggu (17/11/2019) sore.
Puting beliung mengamuk di sejumlah desa Pantai Hambawang, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola, Minggu (17/11/2019) sore. (Istimewa/Akbar)

"Cucu saya tidur di ayunan yang ujung talinya diikat di atap rumah. Angin kencang tiup atap rumah dan cucu saya diterbangkan," katanya.

Berita Rekomendasi

Diakuinya, rumah miliknya sudah dua kali rusak akibat hujan disertai angin kencang selama dua tahun terakhir.

"Rumah saya ini baru saya bangun menggunakan uang pensiunan, baru satu bulan lebih kami tinggali," katanya.

Sebelumnya diberitakan, hujan deras disertai angin kencang mengguyur Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Minggu (24/11/2019).

Akibat angin kencang, sejumlah rumah di desa itu rata dengan tanah.

Baca: Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Diterjang Angin Puting Beliung, 14 Murid Luka-luka

Baca: Diduga Stres Cintanya Ditolak Putri Pak Lurah, Wawan Mengamuk dan Bakar Mobil Milik Warga

Bahkan, terdapat satu rumah di mana terdapat satu bayi berumur 4 bulan yang diterbangkan angin hingga 40 meter dari rumahnya.

Kejadian ini terjadi rumah milik Gilberto Grasa Gomes (56) di RT 22 RW 8 Dusun 4 Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Gilberto Grasa Gomes (56) merupakan kakek dari korban dan berada di rumah.

Halaman
123
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas