Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Keraton Agung Sejagat

Terancam 10 Tahun Penjara, Pendiri Keraton Agung Sejagat Tarik hingga Rp 30 Juta untuk Jadi Pengikut

Pendiri Keraton Agung Sejagat terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara atas perbuatannya dan menarik uang hingga Rp 30 juta untuk masuk ke kerajaan.

Terancam 10 Tahun Penjara, Pendiri Keraton Agung Sejagat Tarik hingga Rp 30 Juta untuk Jadi Pengikut
IST/Facebook via Tribun Jogja
Heboh Keraton Agung Sejagat yang Punya Ratusan Pengikut, Klaim Punya Kekuasaan Dunia 

TRIBUNNEWS.COM - Pendiri Keraton Agung Sejagat, Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja diringkus Polda Jawa Tengah pada Selasa (14/1/2020) sore.

Totok Santoso dan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja diamankan karena diduga melakukan penipuan.

Selain itu, keduanya juga melanggar pasal 14 UU RI No 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Akibat perbuatannya tersebut, Totok Santoso Hadiningrat dan Dyah Gitarja alias Fanni Aminadia terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Dalam pasal 14 tersebut menerangkan, barang siapa menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, maka dihukum maksimal 10 tahun penjara.

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel saat menunjukan sejumlah barang bukti pasangan suami istri Totok Santoso Hadiningrat (42) dan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja (41) yang mengaku sebagai pimpinan dari Keraton Agung Sejagat (KAS), Rabu (15/1/2020), di Ditreskrimum Polda Jateng. (TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG)
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel saat menunjukan sejumlah barang bukti pasangan suami istri Totok Santoso Hadiningrat (42) dan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja (41) yang mengaku sebagai pimpinan dari Keraton Agung Sejagat (KAS), Rabu (15/1/2020), di Ditreskrimum Polda Jateng. (TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG) (Akhtur Gumilang/Tribun Jateng)

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana mengatakan, kedua pelaku kemungkinan besar akan diancam pasal berlapis lainnya.

"Selain pasal penipuan dan pasal 14 UU RI No 1 tahun 1946, kedua pelaku dimungkinkan akan diancam pasal lainnya," ujar Kombes Pol Iskandar kepada TribunJateng.com, Rabu (15/1/2020).

Sejauh ini, kata Iskandar, setidaknya ada 17 orang yang diperiksa terkait berdirinya Keraton Agung Sejagat yang sempat menghebohkan masyarakat.

Iskandar mengatakan, dalam hasil penyelidikan, ternyata masing-masing anggota yang ingin menjadi bagian dari Keraton Agung Sejagat harus membayar sebesar Rp 3 juta hingga Rp 30 juta.

Menurut Iskandar, anggota tersebut akan dijanjikan jabatan tinggi dalam Keraton Agung Sejagat sesuai biaya masuk yang disetorkan kepada kedua pelaku.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas