Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Muncikari di Berau Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 200 Juta

Dalam kasus ini, tersangka akan dikenakan pasal 76 Undang-undang nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak

Muncikari di Berau Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 200 Juta
Tribunkaltim.co/Ikbal Nurkarim
Terduga para pelaku prostitusi anak di bawah umur di Berau Kalimantan Timur. Sat Reskrim Polres Berau berhasil menangkap seorang muncikari berinisial AS (34) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Ikbal Nurkarim

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG REDEB - Sosok muncikari AS (34) diringkus Sat Reskrim Polres Berau Kalimantan Timur terancam 10 tahun penjara.

Warga Jalan Tenggiri, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau ini, juga terancan denda Rp 200 juta.

Hal tersebut dikatakan Sat Reskrim Polres Berau AKP Rengga Puspo Saputro saat rilus di Mapolres Berau, Sabtu (25/1/2020).

"Dalam kasus ini, tersangka akan dikenakan pasal 76 Undang-undang nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak," katanya.

"Dengan ancaman 10 tahun penjara dan maksimal denda Rp 200 juta," tegasnya.

Diketahui, jajaran Satreskrim Polres Berau, Kaltim kembali membekuk seorang mucikari berinisial AS (34).

Baca: Kebakaran di Berau Kaltim: Dua Rumah Warga Ludes Dilahap Api, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

Baca: Penemuan Mayat di Kamar dengan Kondisi Sudah Kaku Hebohkan Warga Berau Kaltim, Ini Identitasnya

Baca: Cekcok Berujung Tragedi, Pria Ini Tikam Keluarga, Istri Tewas 17 Tusukan, Anak Tiri Luka Berat

Warga Jl Tenggiri, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau itu diamankan di salah satu cafe di Tanjung Redeb, pukul 20.00 Wita, Jumat (24/1/2020) malam.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rengga Puspo Saputro mengatakan jika pengungkapan ini berawal saat polisi mendapat informasi dari masyarakat.

"Kami dapat infornasi bahwa ada salah seorang yang diduga telah melakukan eksploitasi anak," katanya, Sabtu (25/1/2020) siang.

Halaman
1234
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas