Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Soal Tahanan Kabur yag Tewas, Polda: Sopyan Ali Sempat Membahayakan Petugas

Petugas Intalasi Forensik, RSUDAM Amri Tua Manik mengakui, adanya jenazah atas nama Sopyan Ali yang merupakan tahanan Mapolsek Natar.

Soal Tahanan Kabur yag Tewas, Polda: Sopyan Ali Sempat Membahayakan Petugas
nakedsecurity.sophos.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Tim gabungan Polda Lampung dan Polres Lampung Selatan hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap 2 tahanan yang kabur dari Makopolsek Natar.

Keduanya yakni MJ bin H (26th) perkara 378 dan atau pasal 372 KUHPidana dan DK bin S (25th) perkara 372 KUHPidana.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat dikonfirmasi mengaku pihaknya masih dalam pengejaran.

"Dua tersangka lainnya masih dalam pengejaran petugas," ujar Pandra, Minggu 16 Februari 2020.

Pandra pun mengimbau kepada dua tahanan tersebut untuk segera menyerahkan diri kepada petugas.

Baca: Sempar Kabur Dari Tahanan Polsek Natar, Sopyan Ali Dinyatakan Tewas Setelah Dirawat di RSUDAM

Baca: Kok Bisa Lucinta Luna Punya Utang Rp 300 Ribu pada Tahanan Lain?

Lanjutnya, apabila para tahanan kabur ini cukup koperatif maka akan diperlakukan sebaik-baiknya.

"Namun jika membahayakan petugas dan masyarakat, akan ada tindakan tegas terukur," sebutnya.

Disinggung salah seorang tahanan yang sudah tertangkap meninggal dunia, Pandra tak menepis hal tersebut.

"Informasi dari Kapolres Lamsel demikian (tahanan meninggal) nanti akan saya dalami kembali," jawabnya.

Pandra pun belum berkomentar banyak atas kematian Sopyan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Lampung
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas