Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pasien Klinik Aborsi Ilegal Paseban Kebanyakan karena Gagal KB, Pasien Bisa Dijerat Hukuman Pidana

"Pasiennya banyak, hampir seluruh Indonesia pasiennya," ujar Yusri. Terungkap bahwa, pasien kebanyakan pasangan yang gagal melakukan KB.

Pasien Klinik Aborsi Ilegal Paseban Kebanyakan karena Gagal KB, Pasien Bisa Dijerat Hukuman Pidana
Muhammad Rizki Hidayat/Tribun Jakarta
Rumah tempat praktik aborsi ilegal di Jalan Paseban Raya, Nomor 61, Jakarta Pusat 

TRIBUNNEWS.COM - Klinik aborsi ilegal di Paseban, Jakarta Pusat sudah beroperasi sejak dua tahun.

Klinik ini telah menangani 1.000 lebih pasien dan melakukan 900 lebih aborsi.

Para tersangka melakukan pemasaran dari berbagai lini, mulai dari jaringan bidan dari tersangka RM dan calo yang diduga kaki tangan dokter A.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus klinik ini juga menggunakan media maya internet untuk melakukan pengiklanan.

Sehingga, pasiennya datang dari berbagai daerah.

"Pasiennya banyak, hampir seluruh Indonesia pasiennya," ujar Yusri pada tayangan tvOneNews Senin, (17/2/2020).

Terungkap bahwa, pasien kebanyakan pasangan yang gagal melakukan KB.

Sehingga, mereka tidak mengharapkan bayi itu.

"Yang datang ke sana itu rata-rata karena hamil di luar nikah, ada juga yang untuk persyaratan kerja itu peserta tidak boleh hamil."

"Ada yang karena gagal KB, yang paling banyak itu gagal KB," beber Yusri.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas