Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dikira Ngamuk Hancurkan Kebun di Kabupaten Musi Rawas Utara, Ternyata Gajah Hanya Numpang Lewat

Gajahnya cuma satu ekor, kemungkinan ini gajah liar yang nyasar, dia keluar dari kelompoknya, bukan dari daerah sini

Dikira Ngamuk Hancurkan Kebun di Kabupaten Musi Rawas Utara, Ternyata Gajah Hanya Numpang Lewat
handout
Tim dari BKSDA Sumsel SKW II Lahat menelusuri keberadaan gajah liar yang merusak kebun warga di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara 

TRIBUNNEWS.COM,  MURATARA - Laporan warga terkait gajah liar yang merusak kebun warga di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) direspon pihak berwenang.

Sejak dua pekan lalu, gajah merusak kebun warga di Desa Air Bening, Mekar Sari, Ketapat Bening, hingga ke Desa Tanjung Raja, Kecamatan Rawas Ilir.

Tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan (Sumsel) Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Lahat turun langsung ke lapangan.

"Kami sudah turun langsung mengecek, memang benar ada gajah liar merusak kebun warga," kata perwakilan BKSDA Sumsel SKW II Lahat, Rusmin Muliadi kepada Tribunsumsel.com, Senin (9/3/2020).

Rusmin menjelaskan, kerusakan kebun warga bukan dikarenakan aksi gajah yang mengamuk, tapi gajah tersebut hanya lewat sambil memakan tumbuhan yang biasa menjadi pangannya.\

Baca: Oknum Pejabat di Pemkab Lahat Ditangkap Edarkan Narkoba

Baca: Sebelum Meninggal Diinjak Gajah, Sertu Iskandar Zulkarnain Sempat Urus Anaknya Mengikuti Tes Polisi

Baca: Ibu Teriak Lihat Putrinya Tewas di Kamar, Ternyata Dibunuh Remaja yang Diam-diam Menyelinap

"Dia berjalan sambil makan makanan yang memang menjadi pangannya, bukan ngamuk, apalagi kalau ada sawit muda, pisang, tebu, pasti dia makan," jelas Rusmin.

Berdasarkan hasil penelusuran pihaknya, kebun warga yang rusak tersebut akibat ulah seekor gajah, bukan segerombolan gajah seperti yang ditakutkan warga setempat.

Seokor gajah itu diyakini berasal dari di luar Kabupaten Muratara, karena menurut informasi warga setempat sebelumnya tidak pernah ada gajah di wilayah tersebut.

"Gajahnya cuma satu ekor, kemungkinan ini gajah liar yang nyasar, dia keluar dari kelompoknya, bukan dari daerah sini, karena kata warga tidak ada gajah di sini," ujar Rusmin.

Pihaknya belum bisa memastikan gajah itu berasal dari mana, karena wilayah Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara berbatasan dengan Kabupaten Musi Banyuasin Sumsel dan Kabupaten Sarolangun Jambi.

Namun, kemungkinan besar gajah tunggal itu berasal dari hutan yang dikelola PT Restorasi Ekosistem Indonesia (REKI) di Kabupaten Sarolangun Jambi yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara.

"Kami masih berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi, kuat dugaan kami dari hutan REKI. Kalau dari sana ada gajah yang hilang atau berkurang, nah berarti gajah ini dari Jambi," kata Rusmin. (cr14)

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Kebun Warga di Rawas Ilir Muratara Dirusak Gajah, BKSDA Sumsel: Gajahnya Numpang Lewat, bukan Ngamuk

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Sumsel
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas