Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Fakta Baru dari Kasus Video Panas Siswi MTs di Tasikmalaya: Diduga Libatkan Sindikat Situs Dewasa

KPAID menduga pelaku yang merekam dan menyebarkan video panas siswi MTS itu bagian sindikat pembuatan konten situs dewasa

Fakta Baru dari Kasus Video Panas Siswi MTs di Tasikmalaya: Diduga Libatkan Sindikat Situs Dewasa
FeedNews.id
Ilustrasi video porno. 

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Polres Tasikmalaya tengah mengusut kasus video panas yang melibatkan siswi MTs di Tasikmalaya, Jawa Barat yang sempat tersebar di WhatsApp.

Kasus itu pun menjadi perhatian Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan fakta baru.

KPAID menduga pelaku yang merekam dan menyebarkan video panas siswi MTS itu bagian sindikat pembuatan konten situs dewasa.

Seperti diketahui sindikat pembuatan konten situs dewasa dengan korban anak-anak sedang marak terjadi, seperti di Batam beberapa waktu lalu.

Baca: VIDEO Panas Siswi MTS Tersebar Viral di WhatsApp, Kondisi Korban Memprihatinkan

Baca: Terlanjur Viral Video Guru Honorer Teriris Saat Ditanya Siswinya Soal Gaji, Begini Kronologinya

Baca: Fakta Tak Terduga Mayat 4 KKB Papua yang Ditembak TNI-Polri, Jenazah Dibakar & Ada Berpangkat Letkol

"Melihat modus dari pelaku kami mengkhawatirkan dan menduga pelaku adalah bagian dari sindikat pembuatan konten anak-anak di situs dewasa," ucap Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto kepada wartawan, Kamis (19/3/2020). 

"Kasus seperti ini kan sedang marak dan ditemukan seperti di daerah Batam," tuturnya menambahkan.

Selama ini, korban beradegan panas secara live via video call WhatsApp tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka.

Korban pun selama hampir delapan bulan beradegan seperti itu karena menganggap pelaku sebagai pacarnya.

Setiap adegan pun dilakukan korban sesuai petunjuk pelaku selama ini dan hampir sama dengan adegan di konten-konten situs dewasa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas