Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Erupsi Gunung Merapi

Sebagian Wilayah di Magelang Hujan Abu Pasca Erupsi Gunung Merapi

Sebaran hujan abu erupsi Gunung Merapi sampai dengan pukul 09.55 WIB antara lain di wilayah Desa Sumber, Ngargomulyo, dan Keningar di Kecamatan Dukun.

Sebagian Wilayah di Magelang Hujan Abu Pasca Erupsi Gunung Merapi
Istimewa
Erupsi Gunung Merapi yang terlihat dari obyek wisata Ketep Pass Magelang, Sawangan, Kabupaten Magelang, Jumat (10/4/2020). 

Pakar gunung berapi Badan Geologi Kementerian ESDM, Drs Subandriyo MSc menjelaskan fenomena keduanya.

Ia juga menyodorkan analisis erupsi dan mitigasi kebencanaan jika kedua peristiwa itu muncul bersamaan.

"Tidak ada kaitan sama sekali antara meledaknya pandemi Covid-19 dengan meletusnya Gunung Merapi. Tidak ada juga bukti abu vulkanik menghambat penyebaran virus, sebagaimana pernah diberitakan lewat media sosial," kata Subandriyo.

Penyelidik Bumi Madya ini secara khusus menyampaikan ulasannya kepada Tribunjogja.com, Kamis (9/4/2020) malam.

Baca: Belikan Kenzy Mobil Klasik Baru, Andre Taulany Kapok Tak akan Jual: Ditawar Berapa Gak akan Dikasih

"Tetapi bila dua sumber ancaman ini terjadi secara bersamaan di suatu wilayah, tentu akan mempunyai implikasi yang luas," lanjutnya.

Subandriyo mengutip bunyi pepatah lama Jawa yang bisa menggambarkan apa yang sedang terjadi di tengah masyarakat saat ini.

"Ana babak nglayoni, jujul anyusuli," kutipnya terhadap kalimat janturan, terkhusus yang terjadi di wilayah Provinsi Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gunung Merapi kembali erupsi, Jumat (10/4/2020) pukul 09.10 WIB. Tinggi kolom 3000 meter.
Gunung Merapi kembali erupsi, Jumat (10/4/2020) pukul 09.10 WIB. Tinggi kolom 3000 meter. (INSTAGRAM/@BPPTKG)

Kurang lebih artinya ada kejadian penting susul menyusul.

Ia mengurutkan kronologi ketika 2 Maret 2020 Presiden Joko Widodo mengumumkan pandemi Covid-19 masuk Indonesia.

Kemudian 3 Maret 2020 terjadi erupsi Merapi setelah relatif mereda di akhir 2019.

Pandemi Covid-19 berkembang cepat dan meluas, sementara Merapi meletus lagi pada 27 Maret 2020 dan beberapa hari sesudahnya. (rfk)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Gunung Merapi Meletus, Hujan Abu Turun di Sebagian Wilayah di Kabupaten Magelang

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jogja
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas