Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sempat Pecahkan Kaca, PDP di Samarinda Kembali Mengamuk, Minta Pulang karena Ingin Rawat Ibunya

Sempat dipulangkan semalam, PD klaster Gowa ini kembali mengamuk dan minta pulang untuk merawat ibunya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sempat Pecahkan Kaca, PDP di Samarinda Kembali Mengamuk, Minta Pulang karena Ingin Rawat Ibunya
TRIBUNKALTIM/MUHAMMAD RIDUAN
Tim Satgas Covid-19 Samarinda saat mendatangi RSUD IA Moeis saat satu PDP minta pulang kampung, Sabtu (18/4/20200. 

TRIBUNNEWS.COM -- Sempat pecahkan kaca ruang isolasi, pasien dalam pengawasan ( PDP) di Samarinda kembali mengamuk.

Ia mengamuk karena menolak menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Inche Abdoel Moeis, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (19/4/2020).

Sebelumnya, pasien berinisial N (52), dari klaster Ijtma Ulama Dunia Gowa itu, juga sempat mengamuk dan memecahkan kaca ruang isolasi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS), pada Jumat (11/4/2020).

“Iya mengamuk lagi pasien sama. Minta pulang,” ungkap petugas Satgas Covid-19 dari BPBD Samarinda Irfan, seperti dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, Senin (20/4/2020).

Irfan menambahkan, saat mengamuk di RSUD Inche Abdoel Moeis, N meminta pulang karena ingin merawat ibunya yang sedang sakit di rumah.

Namun, hal itu tak diluluskan oleh petugas.

Setelah kurang lebih satu jam memberi penjelasan, N akhirnya berhasil dibujuk untuk kembali ke kamarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat itu petugas berjanji akan menjenguk dan merawat ibu N tersebut.

“Kurang lebih satu jam kita negosiasi baru dia kembali ke kamarnya,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda Ismid Kosasih.

Halaman Selanjutnya =====>>>>>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas