Tribun

Mudik Lebaran 2020

Ulah Warga yang Nekat Mudik: Masuk Bagasi Bus Bayar 450 Ribu, Lolos dari Pemantauan

Kurnia menjelaskan bus AKAP bersama penumpangnya itu memang berhasil melewati pos pengawasan

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ulah Warga yang Nekat Mudik: Masuk Bagasi Bus Bayar 450 Ribu, Lolos dari Pemantauan
Warta Kota/Nur Ichsan
Pengusaha bus antar kota antar provinsi (AKAP) terpaksa mengandangkan armada busnya terkait larangan mudik oleh pemerintah saat pandemi virus corona (Covid-19) ini, di Tangerang Selatan, Banten, Senin (27/4/2020). Mereka mengaku merugi hingga 100 persen. Warta Kota/Nur Ichsan 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Pemerintah telah melarang masyarakat untuk melakukan aktivitas mudik di masa pandemi virus corona atau Covid-19.

Berbagai pihak terkait, seperti kementerian dan aparat kepolisian telah mengaplikasikan larangan tersebut.

Baca: 5 Tahun Terakhir Belum Mudik, Perawat Ini Malah Meninggal karena Virus Corona di Perantauan

Yakni dengan cara menutup Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek, penyekatan di jalur tol dan non tol hingga pembatasan operasional bus AKAP.  

Namun, larangan tersebut tak sepenuhnya dipatuhi.

Ada saja yang nekat mudik dengan berbagai cara, seperti yang dilakukan orang-orang ini.

Demi menghindari razia mudik, mereka bersembunyi di bagasi kolong bus.

Kejadian ini terjadi di sebuah terminal di Ciledug Tanggerang, Banten.

Beberapa waktu foto kejadian pemudik bersembunyi di kolong bus itu pun viral.

Seperti yang dibagikan salah satu akun Twitter @akurommy.

Dalam keterangannya disebutkan pemudik nekat hindari razia aparat PSBB.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas