Tribun

Tom Liwafa: Dulu Kos Sekamar Bertiga Dengan Kakak, Sekarang Karyawannya 200 Orang

Cerita tetang crazy rich Surabaya, Tom Liwafa viral setelah dia mengupload videonya naik Porsche Bagikan sembako dengan uang.

Editor: Hendra Gunawan
Tom Liwafa: Dulu Kos Sekamar Bertiga Dengan Kakak, Sekarang Karyawannya 200 Orang
repro tangkap layar akun instagram @tomliwafa
Video Tom Liwafa memberikan bantuan sembako di kardus berisi mie instan dan uang tunai Rp 1,5 juta. 

 TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA-- Cerita tetang crazy rich Surabaya, Tom Liwafa viral setelah dia mengupload  videonya naik Porsche Bagikan sembako dengan uang.

Tom disebut-sebut dulunya adalah orang miskin yang berusaha dari bawah sekali hingga saat ini menjadi orang kaya.

"Saya dulu miskin. Saya tidak punya duit dan dulu di Surabaya ngekos satu kamar bertiga dengan kakak saya dan akhirnya jualan stiker dan bisnis itu. Sekarang memiliki 200 karyawan," kata Tom Liwafa mengenang masa lalunya.

Tom kecil hidup di lingkungan sederhana. Ia tumbuh sebagai sosok pekerja keras dengan memulai usaha stiker.

Usaha stiker itu dibuka di tempat kos hingga omzetnya lumayan. Hingga akhirnya usaha yang dilakoni berbuah manis.

Baca: Kementerian Agama Berharap 12 Mei Ini Arab Saudi Beri Kepastian Penyelenggaraan Haji 2020

Baca: Nyamar Jadi Pasukan Orange, Baim Wong Diteriaki Warga saat Beri Uang ke Manusia Silver : Kasihan !

Baca: Chord Gitar Lagu Mean - Taylor Swift Disertai Lirik Lengkap dan Video Klipnya

Baca: Pablo Zabaleta Terancam Pensiun Lebih Cepat Akibat Wabah Corona

Kini, Tom menjadi pengusaha muda di berbagai bidang seperti food and beverage, fashion industries dan content creator.

"Sekarang kasian juga orang-orang. Saya mulai dari nol jadi tahu gimana, ibaratnya orang-orang menengah ke bawah sekarang makan mikir dari mana," katanya.

Tom Liwafa kerap disebut Crazy Rich Surabaya. Dengan keberhasilannya, Tom berprinsip untuk tetap saling berbagi kepada sesama.

"Saya selalu menyerukan bangga berbagi," terangnya.

Kepedulian dan berdonasi yang dilakukan pada orang yang membutuhkan diharapkan bisa menularkan motivasi kepada masyarakat.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas