Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dinas Perikanan Muba Sumsel Larang Warga Berburu Ikan Pari Sungai

Dinas Kabupaten Musi Banyuasin membuat surat edaran berisikan larangan berburu dan memakan ikan pari sungai.

Dinas Perikanan Muba Sumsel Larang Warga Berburu Ikan Pari Sungai
Sripoku.com/Fajeri Ramadhoni
Warga Desa Bailangu Induk Kecamatan Sekayu, Muba saat membawa ikan pari dengan perahu, Rabu (24/6/2020) pukul 20.00 WIB. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

TRIBUNNEWS.COM, SEKAYU - Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumsel mengimbau masyarakat untuk tidak menangkap dan memakan ikan pari sungai karena masuk salah satu hewan dilindungi.

Hal tersebut menyusul hebohnya penangkapan ikan pari sungai raksasa yang beratnya mencapai ratusan kilogram beberapa waktu lalu.

"Ya, menindaklanjuti penangkapan dan konsumsi ikan pari sungai yang dilakukan terhadap masyarakat kita telah berkoordinasi BKSDA Sumsel. Di sana, kita mendapatkan informasi mengenai larangan penangkapan dan konsumsi ikan pari sungai," kata Kepala Dinas Perikanan, Hendra Trys Tomi, Senin (29/6/2020).

Untuk itu pihaknya telah membuat surat edaran terkait perburuan dan memakan ikan pari sungai, surat edaran tersebut berisikan larangan berburu dan memakan ikan.

Selain itu, camat diminta bisa melakukan edukasi terhadap masyarakat agar tidak dapat melakukan hal tersebut.

"Tentu saja ada alasan lain mengapa ikan pari sungai tersebut tidak boleh diburu. Selain faktor langka, ikan tersebut juga berbahaya kalau ditangkap," ujarnya.

"Ekornya ini mengandung racun atau bisa. Memang selama ini sebagian besar masyarakat banyak yang mengambil ekornya ini karena ada harga tertentu yang bisa dijual. Tapi yang kita sampaikan kepada masyarakat bahwa di undang-undang jenis ikan ini sangat jelas, bahwa ikan tersebut termasuk ikan yang dilindungi dan ada ketentuan pidananya," ungkapnya.

Berdasarkan Permen LHK RI Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, Tentang perubahan kedua atas permen LHK Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUN.1/6/2018, ada beberapa ikan pari sungai yang dilindungi.

Baca: Fenomena Ikan Pari Raksasa Mabuk Hingga Ditangkap Warga, Apa Penyebabnya?

Baca: Viral Video Penangkapan Ikan Pari 100 Kg dan 90 Kg, Jarang Terjadi, Ternyata Fenomena Ikan Mabuk

"Adapun ikan pari sungai yang dilindungi yakni Ikan Pari Sungai Raksasa (Himantura Polylepis), Pari Sungai Pinggir Putih (Himantura Signifer), ikan Pari Kai (Urolophus Kaianus), ikan Pari Sungai Tutul (Himantura Oxyrhybcha), ikan Belida Sumatera (Chitala Hypselonotus). Jika masyarakat mendapatkan jenis ikan tersebut sebaiknya di lepaskan," jelasnya.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Sumsel
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas