Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Celana Dalam yang Dijemur di Pekarangan Rumah Dicuri Orang, Warga Cianjur Resah

Agus mengaku, awalnya ia mengira kejadian tersebut hanya ulah iseng anak kecil.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco

TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Warga di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dibuat geger dengan hilangnya celana dalam wanita yang tengah dijemur di pekarangan rumah.

Kehilangan pakaian dalam perempuan itu tidak hanya sekali, namun sudah berulang kali.

Peristiwa terbaru terjadi pada pekan lalu.

Informasi yang didapat dari warga, kasus ini berawal saat warga Kampung Pangarengan, Desa Kertajaya, Ciranjang, menemukan sejumlah celana dalam yang dibuang di sembarang tempat.

“Seminggu terakhir ini warga menemukan celana dalam wanita dibuang di dekat jemuran, pekarangan rumah, bahkan sampai di genting (atap rumah),” kata ketua RT setempat Agus Kurnia kepada Kompas.com via telepon seluler, Senin (28/9/2020).

Baca: Nekat Beli Celana Dalam Bekas Pakai Dinar Candy, Youtuber ini Ungkap Tak Sengaja : Awalnya Panas

Setelah mengamati, beberapa warga mengaku bahwa celana dalam yang dibuang itu merupakan milik mereka yang hilang saat dijemur beberapa hari lalu.

“Kondisinya sudah kotor. Sama yang punyanya langsung dibuang lagi,” ujar dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Agus mengaku, awalnya ia mengira kejadian tersebut hanya ulah iseng anak kecil.

Namun, hilangnya celana dalam wanita yang sedang dijemur itu ditenggarai merupakan ulah disengaja.

“Ada orang yang sengaja mengambilnya dari jemuran. Namun, siapanya itu yang kami masih selidiki. Belum diketahui orangnya,” ucapnya.

Disebutkan, kendati korban tidak mengalami kerugian materi yang besar, namun, kejadian tersebut cukup meresahkan, terutama untuk kaum ibu dan remaja putri.

“Soalnya yang hilang itu celana dalam punya wanita. Tidak pandang usia,” kata Agus.

Agus menuturkan, kejadian itu pernah terjadi beberapa tahun lalu.

"Selain di sini, di kampung sebelah juga pernah terjadi. Sudah lama kejadiannya, tahunan. Nah, sekarang kejadian lagi," ujar dia.

Bersama warga, ia pernah berusaha mengintai pelaku.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas