Fakta-fakta Pria di Medan Dibakar Hidup-hidup, Disiram Spirtus dan Selamat Ceburkan Diri ke Parit
Warga Jalan Pendidikan, Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia, Ridwan Cibro (30) dibakar hidup-hidup oleh orang tak dikenal
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
TRIBUNNEWS.COM - Kejadian nahas menimpa seorang warga Jalan Pendidikan, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.
Ridwan Cibro (30) dibakar hidup-hidup oleh orang tidak dikenal (OTK).
Kejadian tersebut berlangsung saat Ridwan hendak pulang ke rumah, Selasa (10/11/2020) sekitar pukul 20.30 WIB.
Ditengah jalan, korban dibuntuti orang tak dikenal dan membakarnya.
Bagaimana cerita lengkap dari kejadian di atas?
Berikut Tribunnews sajikan fakta-faktanya.
Baca juga: Korban Pembunuhan Ditemukan di Tepi Jalan Yogya-Wonosari
Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan Pelajar di Gowa, Aksi Dilakukan Terencana
Kronologi kejadian
Tetangga korban bernama Dinda menceritakan kronologi kejadian yang menimpa Ridwan.
Dinda mengatakan, pada malam itu, korban hendak pulang ke rumah.
Saat perjalanan, Ridwan diikuti oleh orang tak dikenal.
"Saat itu korban ingin pulang ke rumahnya yang berada di Jalan Pendidikan. Namun tiba-tiba ada seorang lelaki yang berjalan dari belakang korban," katanya dikutip dari TribunMedan, Kamis (12/11/2020).
Dinda melanjutkan, orang tak dikenal itu kemudian langsung memukulkan kayu ke kepala Ridwan.
Pelaku kemudian langsung menyiramkan spirtus dari botol air mineral ke tubuh korban dan langsung membakarnya.
"Di situ korban sudah terbakar, kemudian korban menceburkan diri ke parit di bahu jalan," lanjut Dinda.
Korban langsung dibawa ke rumah sakit
Masih dikutip dari TribunMedan, keponakan dari korban bernama Indah mengatakan, pukul 22.00 WIB, Ridwan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bina Kasih Medan.
Hal tersebut dilakukan setelah sejumlah warga melihat korban terluka dan langsung memanggil pihak keluarga.
Selanjutnya, Ridwan kembali dibawa pulang ke rumah untuk mendapatkan perawatan secara tradisional.
"Ini tadi siang baru pulang sekitar jam setengah 3 sore tadi dan diobati di rumah saja," ucap Indah.
Baca juga: Pengakuan Pelaku Pembunuhan Janda 2 Anak, Sakit Hati Dihina Korban : Gara-gara Bini Aku
Baca juga: Fakta-fakta Perangkat Desa Umur 50 Tahun Hamili Janda, Istri Sah Minta Cerai dan Akui Perbuatannya
Ridwan terlibat cekcok
Teman korban bernama Awalindo memberikan kesaksian.
Ia sempat melihat Ridwan cekcok dengan seorang tukang bengkel di Jalan Pantai Barat, Kecamatan Medan Helvetia sebelum kejadian pembakaran.
Sedangkan penyebab keribuat diketahui saat tukang bengkel tersebut menggoda adik perempuan dari Ridwan.
"Adik perempuannya digombalin sampai tiga kali gitu pas lewat di depan bengkel itu," ungkapnya Awalindo.
Keluarga korban lapor polisi
Pascakejadian, keluarga korban melaporkan kejadian yang menipa Ridwan ke Polsek Medan Helvetia.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan ke lokasi.
"Untuk sementara informasi belum ada kami terima. Tapi kami cek ke sana," jelasnya.
Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia Iptu Suyanto Usman Nasution menyebutkan akan mengecek Laporan Polisi (LP) tersebut.
"Saya cek dulu ya, karena LP itu dr SPKT ke ruangan Kapolsek dulu, baru ke Reskrim," tuturnya dikutip dari TribunMedan.
(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(TribunMedan.com/Victory Arrival Hutauruk)