Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

4 Fakta Bocah 8 Tahun Dibunuh Pemuda karena Dendam, Korban Dihabisi Pakai Samurai saat Tidur Lelap

Seorang bocah berinisial ATA (8) tewas ditebas dengan samurai oleh seorang pemuda bernama Arik (20).

4 Fakta Bocah 8 Tahun Dibunuh Pemuda karena Dendam, Korban Dihabisi Pakai Samurai saat Tidur Lelap
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
UA (20), pelaku pembunuhan bocah asal Desa Taraban, Kecamatan Larangan, saat dibawa masuk ke rumah tahanan Mapolres Pamekasan, Madura, Senin (8/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang bocah berinisial ATA (8) tewas ditebas dengan samurai oleh seorang pemuda bernama Arik (20).

Peristiwa itu terjadi di Desa Taraban, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (7/3/2021) sekira pukul 23.45 WIB.

Korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) itu dibunuh dengan sadis oleh pelaku saat sedang tidur di kamarnya.

Pelaku tega menghabisi nyawa ATA lantaran pelaku sakit hati kepada ayah korban. Bermula dari cekcok antara keluarga pelaku dan korban.

Arik berhasil ditangkap oleh anggota Reskrim Polres Pamekasan di rumah bibinya, Desa Taraban, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Senin (8/3/2021) dini hari.

Baca juga: Pembunuhan Gadis Muda di Hotel Kediri, Ternyata si Mucikari juga Jual Putrinya yang Berusia 16 Tahun

Baca juga: Seorang Pria Tewas Usai Jatuh dari Lantai 2 Mal di Surabaya, Diduga Bunuh Diri, Identitas Terungkap

Berikut 4 fakta terkait pembunuhan bocah 8 tahun oleh seorang pemuda karena dendam, sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com dan Tribun Madura:

1. Korban dihabisi saat sedang tidur

Mengutip dari Kompas.com, saat peristiwa nahas itu terjadi ayah korban, Karimullah (50) sedang tidak berada di rumah.

Dia sedang berada di rumah Kepala Desa Taraban untuk melaporkan bahwa keluarganya diancam akan dibunuh oleh pelaku.

"Saat kejadian saya tidak ada di rumah," kata Karimullah, Senin.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas