Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jasa Nikah Siri Online Marak Terjadi, Pengamat Ingatkan Kemudahan Menikah Jangan Disalahpahami

Jasa nikah siri online marak terjadi, pengamat mengingatkan agar kemudahan menikah secara agama jangan disalahpahami.

Jasa Nikah Siri Online Marak Terjadi, Pengamat Ingatkan Kemudahan Menikah Jangan Disalahpahami
Tribunnews.com/Istimewa
Jasa nikah siri online marak terjadi, pengamat mengingatkan agar kemudahan menikah secara agama jangan disalahpahami. 

TRIBUNNEWS.COM - Dosen Fakultas Adab dan Bahasa Institut Agama Islam Negeri Surakarta (IAIN) Surakarta, Arina Rohmatika ikut memberikan pandangan tentang maraknya iklan jasa nikah siri di dunia maya.

Menurut Arina, meski pernikahan dalam Islam diberi kemudahan, ia mengingatkan agar kemudahan itu tidak disalahpahami.

Arina menuturkan, mudahnya menikah siri secara online justru membuat pernikahan yang sakral terkesan transaksional.

Padahal, menurut Arina, dampak sosial dalam pernikahan siri sangat banyak.

Baca juga: Maraknya Iklan Nikah Siri di Dunia Maya, Pengamat Ikut Prihatin: Hal Sakral Terkesan Transaksional

Terlebih, dampak kepada pihak perempuan dan anaknya di masa mendatang karena tidak terjamin dan terlindungi secara hukum.

"Sangat tidak setuju dan saya merasa miris dengan adanya (iklan jasa nikah siri online) ini."

"Saya melihat sebagai fenomena sosial untuk orang mencari jalan seperti ingin mempermainkan agama," kata Arina kepada Tribunnews.com, Kamis (11/3/2021).

Lebih lanjut, Arina juga ikut mempertanyakan tujuan dan niat sebenarnya dari pasangan yang hendak menikah siri.

Dosen Fakultas Adab dan Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Arina Rohmatika.
Dosen Fakultas Adab dan Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Arina Rohmatika. (Tribunnews.com/Istimewa)

Sebab, syarat untuk menikah secara hukum pun sama mudahnya dengan menikah siri.

"Dengan adanya ini kita jadi berpikir yang datang (untuk menikah siri) itu punya alasan diluar normalnya tujuan menikah."

Halaman
1234
Penulis: Inza Maliana
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas