Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Berita Viral

VIRAL Bayi Usia 34 Hari Diberi Susu Kambing dan Madu Agar Gemuk, Ini Tanggapan Dokter Anak

Beredar sebuah video viral di media sosial yang menceritakan tentang seorang bayi yang baru berusia 34 hari, tapi sudah diberi susu kambing dan madu.

VIRAL Bayi Usia 34 Hari Diberi Susu Kambing dan Madu Agar Gemuk, Ini Tanggapan Dokter Anak
undark.org
Ilustrasi pemberian susu pada bayi. - Beredar sebuah video viral di media sosial yang menceritakan tentang seorang bayi yang baru berusia 34 hari, tapi sudah diberi susu kambing dan madu. 

TRIBUNNEWS.COM - Beredar sebuah video viral di media sosial yang menceritakan tentang seorang bayi yang baru berusia 34 hari, tapi sudah diberi susu kambing dan madu.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @igtainmenttt, Rabu (7/4/2021).

Hingga kini Minggu (11/4/2021) video tersebut telah dilihat oleh 101.460 ribu pengguna Instagram.

Dalam video diceritakan bahwa bayi ini diberi susu kambing dan madu dengan alasan untuk menggemukkan badan.

Namun pemberian susu kambing dan madu ini dilakukan tanpa persetujuan dari ibu si bayi.

Lantas apakah susu kambing dan madu ini aman dikonsumsi untuk bayi?

Baca juga: Kakek Penjual Es Keliling yang Sempat Viral karena Motornya Dicuri Menangis Bahagia, Ini Penyebabnya

Baca juga: VIRAL Video Bocah Rindu Mendiang Ayahnya Sambil Cium Foto di Buku Yasin: Ayah Ganteng

Baca juga: Viral Aksi Wanita Pelihara Ikan di Kulkas sebagai Pengganti Akuarium, Begini Faktanya

Baca juga: Viral Kisah Bocah 4 Tahun Selamat setelah 5 Jam Terkubur Lumpur saat Banjir Bandang di Adonara

Susu Kambing Belum Direkomendasikan Oleh IDI

Dokter Anak Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, dr Ardi Santoso SpA MKes mengatakan, susu kambing belum mendapat rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk dikonsumsi bayi.

Selain susu sapi, masih belum ada susu dari mamalia lain yang bisa dikonsumsi oleh bayi.

Hal itu dikarenakan, anak-anak yang memiliki resiko alergi susu sapi, nantinya bisa mengalami reaksi silang dengan susu mamalia lain.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas