Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pengusaha Dukung Terobosan Arsjad Rasjid Wujudkan Kadin Baru yang Inklusif

Ketua Kadin Kalimantan Utara Kilit Laing mendukung terobosan Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Arsjad Rasjid

Pengusaha Dukung Terobosan Arsjad Rasjid Wujudkan Kadin Baru yang Inklusif
ist
Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) periode 2021-2026 Arsjad Rasjid 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Kadin Kalimantan Utara Kilit Laing mendukung terobosan Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) periode 2021-2026 Arsjad Rasjid mewujudkan Kadin baru yang inklusif.

Menurutnya, langkah ini dapat menumbuhkan ekonomi nasional dengan mengoptimalkan Kadin daerah agar menggerakkan potensi ekonomi di daerah.

Baca juga: Kinerja Industri Menurun, Arsjad Rasjid Dorong Kolaborasi Asosiasi

“Saya terus terang secara pribadi didalam organisasi Kadin ini Kaltara saya sangat terkesan. Harapan-harapan kita kedepan ini seperti itu, Kadin itu, seperti yang beliau pikirkan, pada saatnya kita harapkan Kadin ini menjadi motor penggerak ekonomi di pusat dan di daerah,” ujar Kilit, Kamis (15/4/2021).

Menurut Kilit, Kadin sebagai organisasi besar yang menaungi seluruh organisasi-organisasi pengusaha harus turut memberikan kontribusi dan memikirkan kepentingan masyarakat dengan bersinergi membantu tugas-tugas pemerintah.

“Demikian juga di daerah, karena Kadin itu menaungi semua organisasi pengusaha bahkan dia harus memikirkan juga kepentingan rakyat seperti tugas-tugas yang dipikirkan pemerintah,” sambungnya.

Kilit menambahkan, pengusaha tidak seharusnya hanya memikirkan kepentingan bisnisnya saja, melainkan juga harus memikirkan kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat.

Kilit optimis bila Arsjad yang juga Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk itu terpilih menjadi ketua Kadin akan mampu melaksanakan hal tersebut.

“Di masa lalu Kadin itu tidak berpikir seperti itu hanya memikirkan pengusaha besar atau konglomerat-konglomerat yang di Jakarta. Artinya tidak memikirkan kepentingan nasional, tidak memikirkan kepentingan rakyat, maunya saya kedepan, pengusaha itu harus bersama-sama dengan pemerintah memikirkan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

Kilit menilai sudah saatnya pemikiran pengusaha harus dirubah yang tadinya mau menang sendiri, hebat sendiri atau kaya sendiri menjadi hidup bersama, berkembang bersama, maju bersama dan besar bersama untuk membangun bangsa.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Anggawira menyampaikan Kadin harus lebih banyak memiliki peran salahsatunya menumbuhkan para pengusaha di Indonesia.

“Tugas Kadin itu sebenarnya bukan hanya menjadi semacam perhimpunan daripada para pengusaha atau industriawan tetapi yang lebih penting itu bagaimana sekarang mempunyai peran dalam menumbuhkan para pengusaha-pengusaha baru,” jelasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas