Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

KS Tiba-tiba Cabut Keris di Pinggang Lalu Menusuk Tetangganya, Mengaku Kesal karena Merasa Disantet

KS membacok Arif lantaran sakit hati karena merasa disantet oleh Arif, namun pelaku sendiri tidak bisa membuktikan kecurigaannya itu.

KS Tiba-tiba Cabut Keris di Pinggang Lalu Menusuk Tetangganya, Mengaku Kesal karena Merasa Disantet
Dok Polres Bima
Arif Kusnadin (55), korban penganiayaan dirawat tim medis usai ditusuk tetangganya, Kamis (15/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNNEWS.COM, BIMA - KS (29), warga asal Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima nekat menusuk tetangganya menggunakan keris, Kamis (15/4/2021), sekitar 17.00 Wita, di RR 02, Desa Tolouwi, Kecamatan Monta.

KS mengaku dia kesal karena merasa disantet oleh tetangganya itu.

Sore itu, pelaku mendatangi korban Arif Kusnadin (55) yang sedang duduk-duduk.

Secara tiba-tiba KS datang dan langsung memukul korban.

Pelaku kemudian mencabut keris yang disimpan di pinggangnya dan menusuk korban secara beruntun.

Korban mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuh.

Baca juga: Nekat Tusuk Leher Istri hingga Tewas, Pria Ini Mengaku Tak Sengaja: Demi Allah Tidak Ada Niat

Di sisi lain, pelaku sendiri tidak bisa membuktikan kecurigaannya itu.

Terkait kejadian tersebut tim Puma Polres Bima melakukan penyelidikan dan mengejar keberadaan pelaku yang kabur.

Tim Puma Polres Bima akhirnya meringkus KS, terduga pembacokan, Senin (19/4/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Lombok
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas