Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kronologi Suami Bunuh Istri Pakai Tombak di Muaraenim, Hanya Terdiam Lihat Jasad Korban Dibawa Warga

Rizal (30) tega membunuh istrinya Yeti Septarini (26) dengan menggunakan tombak di Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Rabu (5/5/2021).

Kronologi Suami Bunuh Istri Pakai Tombak di Muaraenim, Hanya Terdiam Lihat Jasad Korban Dibawa Warga
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi: Seorang pria tega membunuh istrinya dengan menggunakan tombak di Muaraenim, Sumatera Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM, MUARAENIM - Seorang pria bernama Rizal (30) tega membunuh istrinya Yeti Septarini (26) dengan menggunakan tombak di Desa Pagar Jati, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Rabu (5/5/2021).

Warga Talang Ubi, Kabupaten Pali pun mengakui perbuatannya.

Rizal mengatakan bila Yepi Septarini adalah istri ketiga yang dinikahinya pada 2019 silam.

"Sebelum menikah dengannya, saya sudah dua kali menikah, istri pertama saya cerai dan punyai anak 1 perempuan, dan istri kedua saya tidak saya cerai namun kami tidak saling perdulikan lagi, dia tidak minta nafkah sama saya, dan saya pun tidak menafkahinya, dengan yang kedua saya punya satu anak laki-laki," kata Rizal saat ditemui Tribunsumsel di Polsek Gunung Megang, Rabu (5/5/2021).

Dikatakannya bahwa saat menikahi korban, korban statusnya janda anak dua.

Pertemuan pelaku dan korban berawal dari perkenalannya di media sosial Facebook.

Baca juga: Berawal Dengan Senapan Angin, Bocah di Muaraenim Tewas Tertembak Kepalanya

"Dia yang mengajak saya menikah dan dari pernikahan kami, kami dikaruniai 1 orang anak laki-laki yang saat ini berusia 1 tahun," ujarnya.

Menurutnya pada awal-awal pernikahan, rumah tangga yang dibinanya berjalan sangat harmonis.

Bahkan Rizal mengaku, dirinya siap menerima anak yang dibawa korban dari pernikahan sebelumnya.

"Kami punya perjanjian, bahwa saya siap menerima anak yang ia bawa dan saya anggap seperti anak sendiri dan dia juga harus mau menerima dan merawat ibu saya yang sudah tua," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Sumsel
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas