Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

67 Ekor Anjing yang Hendak Diselundupkan Warga Kini Ditampung dan Dirawat di Shelter RRDC Sleman

Shelter gawat darurat bakal diisi dengan fasilitas yang penting agar anjing-anjing bisa hidup dengan nyaman.

67 Ekor Anjing yang Hendak Diselundupkan Warga Kini Ditampung dan Dirawat di Shelter RRDC Sleman
(Tribun Jogja/Ardhike Indah)
Sejumlah anjing yang gagal diselundupkan dari Garut ke Solo, Kamis (6/5/2021) lalu saat ini sudah berada di shelter RRDC di Gamping, Sleman. 

Diketahui pelaku, Sugiatno (49) warga Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur dan Suradi (48) warga Gemolong, Sragen, Jawa Tengah.

Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry mengatakan pengamanan puluhan ekor anjing saat penyekatan pada operasi Ketupat Progo 2021 di pos pengamanan (pospam) Temon tepatnya di jalan raya Wates - Purworejo, Temon, Kabupaten Kulon Progo pada Kamis (6/5/2021) pukul 01.30 WIB.

Puluhan anjing itu dibawa menggunakan mobil Daihatsu Grandmax bernomor polisi AD 1779 MK yang saat itu melintas di pospam tersebut.

Menurut keterangan pelaku saat pemeriksaan awal di lokasi kejadian, anjing-anjing itu dibeli dari Garut, Jawa Barat dan akan dibawa ke Surakarta, Jawa Tengah.

"Anjing itu dimasukkan ke dalam karung, sebagian diletakkan di bak mobil dan sebagian lagi digantung pada palang besi pada bak mobil," kata Jeffry, Jumat (7/5/2021).

Rencananya sesampainya di Solo, anjing akan dijual untuk diolah menjadi masakan yang dikonsumsi masyarakat.

Petugas juga mengamankan satu unit mobil pick up Daihatsu Grandmax berwarna hitam beserta STNK dan kunci mobil.

Sebanyak 78 ekor anjing diamankan petugas Polres Kulon Progo ketika pelaksanaan operasi Ketupat Progo 2021 hari pertama, Kamis (6/5/2021).
Sebanyak 78 ekor anjing diamankan petugas Polres Kulon Progo ketika pelaksanaan operasi Ketupat Progo 2021 hari pertama, Kamis (6/5/2021). (Istimewa)

Dari kejadian itu, para pelaku terancam pasal 18 UU nomor 18 tahun 2009 yang diubah dengan UU nomor 41 tahun 2016 tentang peternakan dan kesehatan hewan dengan ancaman maksimal dua tahun penjara atau denda Rp 1,5 miliar.

Jika unsurnya tidak memenuhi, pelaku akan dijerat dengan pasal UU nomor 18 tahun 2001 tentang pangan dengan hukuman maksimal dua tahun atau denda maksimal Rp 2 miliar.

"Dari 78 ekor anjing, petugas menitipkan 68 ekor anjing agar mendapatkan perawatan selama proses penyelidikan dan penyidikan.

Namun untuk 10 ekor anjing yang mati telah dikubur," ucapnya. (Tribunjogja.com/Ard/Scp)

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Nasib Puluhan Anjing Dibungkus Karung Setelah Gagal Lewati Pos Penyekatan Kulon Progo

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas