Fakta Baru Kasus Ledakan Mercon di Kediri, Korban Tewas Nadif Belajar Meracik dari Video YouTube
Polisi juga telah menetapkan satu tersangka yang merupakan rekan korban dalam membeli bahan dan meracik mercon.
Editor: Choirul Arifin
Belajar dari Video YouTube
Sementara itu menurut Rizkika berdasarkan keterangan dari Wildan, korban belajar membuat petasan dari YouTube.
"Akhirnya kita tetapkan seorang tersangka bernama Wildan. Tersangka kita kenakan undang-undang darurat no 12 tahun 1951 dengan sengaja menyimpan senjata Api, amunisi dan bahan peledak," jelasnya.
Iptu Rizkika mengimbau kepada masyarakat untuk tak membuat bahan peledak atau petasan yang membahayakan.
Tubuh Korban Terbelah
Akibat ledakan mercon yang sangat keras ini, tubuh korban juga terbelah menjadi beberapa bagian, akibat ledakan hebat yang ditimbulkan.
Selain itu rumah korban mengalami kerusakan yang cukup parah.
Beruntung saat peristiwa terjadi, orangtua korban selamat karena berada di ruangan yang berbeda.
Mochammad Imron, Camat Pagu mengatakan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat warga tengah merayakan malam takbir.
“Dari informasi, orang tua korban, Nadhif setiap tahunnya memiliki tradisi rutin yakni membuat petasan untuk dimainkan saat lebaran. Tetapi ini tadi tiba- tiba meledak,” ujarnya.
Kasus ini saat ini sedang dalam penanganan pihak Polres Kediri.
Sementara korban dievakuasi di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk diotopsi.
Sebagian artikel ini tayang di SuryaMalang.com dengan judul FAKTA Ledakan Mercon di Kediri, Korban Tewas Nadif Belajar Meracik dari YouTube, 1 Orang Tersangka
Penulis: Farid Farid
Editor: Dyan Rekohadi