Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sarjana Unair Kalah Dari Lulusan Paket C Saat Seleksi Perangkat Desa di Gresik, Bupati pun Bertindak

Seorang sarjana lulusan Universitas Airlangga kalah bersaing dengan dua orang lulusan kejar paket C atau tingkat SMA.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Sarjana Unair Kalah Dari Lulusan Paket C Saat Seleksi Perangkat Desa di Gresik, Bupati pun Bertindak
Willy Abraham/Surya
Seleksi perangkat Desa Munggugebang di Kecamatan Benjeng, Sabtu (1/5/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, GRESIK – Seleksi perangkat Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng, Gresik, Jawa Timur dipertanyakan.

Seorang sarjana lulusan Universitas Airlangga kalah bersaing dengan dua orang lulusan kejar paket C atau tingkat SMA.

Keanehannya lagi, dua orang lulusan kejar paket C tersebut adalah suami istri.

Nilai yang diperoleh sang sarjana pun jauh di bawah dua lulusan paket C tersebut yaitu 68 berbanding 99 dan 100.

Karena peristiwa ini, maka Bupati Gresik pun turun tangan.

Baca juga: Pakar Hukum Tata Negara dan Konstitusi Fakultas Hukum UMI Makassar Ini Apresiasi Kinerja Kapolri

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani bereaksi melalui Inspektorat Gresik untuk menangani proses seleksi perangkat Desa Munggugebang itu.

Dan setelah dua pekan berjalan, seleksi perangkat desa yang viral itu masih dalam pemeriksaan.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepala Inspektorat Gresik, Eddy Hadisiswoyo mengatakan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung.

Pihaknya belum bisa berbicara banyak terkait hasil terbaru dari pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Inspektorat.

“Masih dalam pemeriksaan,” ucap Eddy, Minggu (16/5/2021).

Baca juga: Cara Membuat Roti Sobek Isi Cokelat untuk Menu Sarapan, Cukup 60 Menit

Eddy juga menyimpan rapat-rapat siapa saja pihak yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

Proses pemeriksaan itu membuat posisi Kasi Pemerintahan Desa yang dimenangkan oleh Suparno dan istrinya, Sri Danarti, tidak kunjung dilantik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelantikan pasutri yang mendapat nilai 100 dan 99 sebagai kepala seksi pemerintahan Desa Munggugebang, ditangguhkan.

Sedangkan lawannya, yaitu Wildan Erhu Nugraha yang lulusan Universitas Airlangga (Unair), yang merupakan warga setempat hanya mendapatkan nilai 68.

Sehingga ia kalah telak dengan kedua lawannya yang lulusan kejar paket C.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas