Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Mahasiswi di Kota Palembang Babak Belur Dihajar Pacar, Ini Pemicunya 

Korban sempat dilarikan ke RSUD Dr Sobirin karena menderita luka memar di dahi, leher dan punggung

Mahasiswi di Kota Palembang Babak Belur Dihajar Pacar, Ini Pemicunya 
ist
Ilustrasi kekerasan 

"Setelah kejadian itu dia (D) ngajak pulang, sampai depan lorong saya rebut kunci kontak remote motornya dan meminta ganti HP, saya berlari, kemudian dia (D) teriak ambillah motor sembari berlari," bebernya.

Sehabis kejadian itu, AM tidak berani pulang ke rumah, karena takut dimarahi kedua orang tuanya, sebab HP nya rusak, dahi dan bibirnya juga bengkak, ia pun memutuskan pulang ke rumah tantenya.

"Habis kejadian tidak berani pulang ngadu dengan tantenya, tante dengan sepupunya langsung mendatangi rumah D di Jl Pematang Jaya Kelurahan Ulak Lebar untuk minta ganti," timpal Y Ibu AM.

Setelah bertemu ibu D, keluarga D hanya bersedia membantu mengganti Rp 1 juta, setelah pulang ke rumah tantenya, tantenya melihat ada yang aneh karena ketika tiba di rumah AM selalu menunduk.

"Sampai rumah dilihat nunduk, ketika diperiksa bibirnya pecah, leher merah badan rusak kemudian baru duduk sebentar langsung pingsan, oleh tantenya dibawa ke RS Sobirin langsung diopname semalam," ungkapnya.

Kemudian pihak keluarga AM langsung mendatangi Polsek Lubuklinggau Barat dan disarankan oleh Kanitreskrim Aiptu Faisal dan Katim Opsnal Gaspol Bripka Fitra Hadi untuk segera dilakukan visum.

"Lalu kami langsung visum dan melapor ke Polsek Barat untuk di BAP," ujarnya.

Kapolsek Lubuklinggau Barat, AKP Luhut Situmorang melalui Kanitreskrim, Iptu Faisal didampingi Katim Opsnal Bripka Fitra Hadi mengatakan, sudah menerima laporan saat ini kasusnya sedang dalam penanganan.

"Saksi sudah di BAP, barang bukti serta motor dan baju ada bercak darah sudah kita amankan ke polsek, saat ini pelaku dalam pengejaran kita," ungkapnya.

Ia pun mengimbau kepada pelaku untuk segera menyerahkan diri ketimbang harus terpaksa diamankan oleh petugas, sebab pihaknya tidak segan-segan mengambil tindakan tegas apabila diamankan.

"Kami menghimbau kepada pelaku lebih baik menyerahkan diri daripada harus diamankan oleh petugas," tambahnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Mahasiswi Ini Babak Belur Dihajar Pacarnya Karena Menerima Telepon dari Teman Kuliah

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas