Tribun

Jembatan Baru Desa Kutamekar Bisa Pangkas Waktu Perjalanan Satu Jam

Tidak jarang jarak yang biasanya hanya sekitar lima menit menuju kampung Gintung dan Sukasari justru molor hingga satu jam.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in Jembatan Baru Desa Kutamekar Bisa Pangkas Waktu Perjalanan Satu Jam
istimewa
Warga Kampung Gintung dan Sukasari, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang tak perlu lagi berjibaku melawan kemacetan untuk kembali ke rumah dan tempat kerja mereka. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga Kampung Gintung dan Sukasari, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang tak perlu lagi berjibaku melawan kemacetan untuk kembali ke rumah dan tempat kerja mereka.

Pasalnya jembatan baru hasil kerjasama pemerintah desa dan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pindo Deli Pulp & Paper Mills (Pindo Deli) - Karawang akan segera terealisasi.

Lurah Desa Kutamekar Karna Lukmana mengatakan, selama ini warganya terpaksa menggunakan jembatan Jasa Marga yang merupakan pintu masuk tol.

Tidak jarang jarak yang biasanya hanya sekitar lima menit menuju kampung Gintung dan Sukasari justru molor hingga satu jam.

Belum lagi keresahan warga karena harus bersaing dengan kendaraan besar sehingga rawan kecelakaan.

Baca juga: Pemudik Dipalak Rp 10 Ribu Agar Bisa Melintas di Jalur Tikus Karawang

“Kami sangat berterimakasih atas kerjasama PT Pindo Deli dalam pembangunan jembatan ini, serta konsistensi program CSR kepada Desa Kutamekar seperti ternak kambing, pemberdayaan masyarakat, hingga pengobatan gratis yang dilakukan rutin setiap bulan," kara Lurah Kantul, sapaannya, Sabtu (5/6/2021).

Sebelumnya, Desa Kutamekar telah memiliki jembatan yang dibangun oleh PT Pindo Deli di sekitar tahun 2010.

Namun jembatan tua tersebut, putus karna banjir dan telah dibongkar karena posisinya yang rendah, membuat air sungai meluap.

Pihaknya kemudian memutuskan membangun kembali jembatan yang diperkirakan akan rampung dalam dua bulan ke depan.

PT Pindo Deli memberikan bantuan berupa bahan bangunan yang dibutuhkan untuk membuat pondasi jembatan, seperti besi dan puing-puing dengan nilai lebih dari Rp200 juta.

Dengan hadirnya jembatan baru ini diharapkan masyarakat dapat lebih produktif, serta merasa aman dan nyaman dalam berkendaraan

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas