Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kisah Pendaki Menghilang Dua Hari di Gunung Geulis Sumedang Hingga Ditemukan di Daerah Angker

Yogi Sitisna, pria berusia 40 tahun ditemukan selamat setelah tersesat selama dua hari di Gunung Geulis, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Kisah Pendaki Menghilang Dua Hari di Gunung Geulis Sumedang Hingga Ditemukan di Daerah Angker
IST
Ilustrasi pendaki gunung: Yogi Sitisna, pria berusia 40 tahun ditemukan selamat setelah tersesat selama dua hari di Gunung Geulis, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kiki Andriana

TRIBUNNEWS.COM, SUMEDANG - Yogi Sitisna, pria berusia 40 tahun ditemukan selamat setelah tersesat selama dua hari di Gunung Geulis, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Ia ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaan setengah tidak sadar di semak belukar yang berada tepat di pinggir tebing.

Peristiwa tersesatnya survival asal Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang tersebut bermula saat dirinya bersama kedua temannya melakukan pendakian pada Senin (7/6/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

Namun, setengah jam perjalanan, Yogi kelelahan dan memberitahu kedua temannya tidak akan melanjutkan perjalanan.

Selama dua hari, untuk bertahan hidup, dia hanya mengandalkan mengonsumsi air seni sendiri.

"Selama dua hari di gunung, saya hanya mengonsumsi air kencing sendiri, karena di dalam tas pun tidak ada makanan dan air minum," ucap Yogi Sutisna saat ditemui Tribun Jabar di kediamannya, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Pendaki Ditemukan Lemas di Semak Belukar setelah Dua Hari Hilang di Gunung Geulis Sumedang

Ia mengaku tujuan mendaki Gunung Geulis bersama kedua temannya yang bernama Arif Gresti Zaelani (40), dan Ahmad Soleh (25) itu untuk berziarah.

"Tujuannya mau berziarah, namun di tengah perjalanan saya kecapean, lalu saya memutuskan turun gunung, dan kedua teman saya melanjutkan pendakian," kata dia.

Ia menuturkan, di tengah perjalanan menuju pulang, ia mengaku kelelahan dan tidak bisa berjalan kaki.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas