Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ditemukan Tewas Usai Diantar ke Tempat Mengaji, Misteri Kematian Bocah SD di Riau Belum Terungkap

Dari hasil pemeriksaan TKP pihaknya menemukan beberapa petunjuk, di antaranya menemukan sebilah parang dan sepasang sandal berwarna cokelat di TKP.

Ditemukan Tewas Usai Diantar ke Tempat Mengaji, Misteri Kematian Bocah SD di Riau Belum Terungkap
Istimewa
Kondisi jasad korban saat ditemukan di pinggir jalan sekitar kebun warga desa Sungai Batang, Kamis (17/6/2021) pagi. 

"Saat ini masih dalam proses Lidik, petugas kita," tambahnya.

Kapolres memaparkan dari olah TKP dan keterangan saksi, penemuan mayat tersebut diketahui pertama kali sekitar pukul 06.30 WIB Kamis kemarin.

"Saat dalam perjalanan tepatnya ketika saksi berada di Jalan Pembangunan Dusun Satu Desa Sungai Batang melihat sesosok mayat tergeletak di pinggir jalan. Saksi kemudian langsung memberitahukan kepada warga sekitar," terangnya.

Mendapat informasi ini, warga sekitar langsung menuju lokasi tempat mayat tersebut tergeletak.

Warga melihat kondisi mayat dalam keadaan mengenaskan dengan sejumlah luka robek.

"Ketika ditemukan warga, mayat menggunakan baju kaos warna cokelat dan celana training. Dengan luka tebasan di sekujur tubuhnya," kata Kapolres.

Baca juga: Minibus Terbalik di Aceh Timur, Dua Penumpang Perempuan Tewas

Temuan ini kemudian dilaporkan warga ke Polres Bengkalis dan petugas langsung turun ke TKP dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Meki Wahyudi serta Kapolsek Bengkalis AKP Syeh Syarif Hidayatullah untuk melakukan olah TKP.

Kepala Desa Ketam Putih Suhaimi saat dikonfirmasi tribunpekanbaru.com, Kamis (17/6/2021) pagi membenarkan adanya warganya yang ditemukan tidak bernyawa di Desa Sungai Batang.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, malam sebelumnya Riswandi dinyatakan hilang setelah diantarkan ke tempat mengaji oleh keluarganya Rabu malam.

"Anak itu tadi malam pergi mengaji dan diantar tepi jalan tempat mengaji oleh keluarganya. Biasanya setelah diantar di depan tempat mengaji dia langsung masuk, namun kali ini ternyata korban tidak masuk ke tempatnya mengaji tersebut," kata Kades.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas