Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perusakan 12 Makam di Solo, Lurah Sebut Pelaku Anak-Anak dan Begini Respon Gibran

Lurah Mojo, Margono, menyampaikan perusakan diduga dilakukan oleh anak-anak yang merupakan murid sebuah tempat belajar ngaji di sekitar makam

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Perusakan 12 Makam di Solo, Lurah Sebut Pelaku Anak-Anak dan Begini Respon Gibran
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD SHOLEKAN
Warga mendata makam yang diduga dirusak oleh anak-anak di kompleks pemakaman Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon, Senin (21/6/2021). 

Kita akan memanggil pihak wali atau orang tua anak tersebut dalam pemeriksaan," tandasnya.

Respon Gibran 

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku geram dengan tindakan yang diduga dilakukan oleh anak-anak yang merusak kurang lebih 12 makam di kompleks pemakaman Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon. 

"Sudah ngawur banget, ini sudah kurang ajar sekali.

Apalagi ini melibatkan anak-anak, tidak bisa dibiarkan," ucapnya saat meninjau kondisi makam, Senin (21/6/2021) siang. 

Putra sulung Presiden Joko Widodo ini menegaskan, lokasi pendidikan yang menjadi tempat belajar mengaji akan ditutup mengingat tidak adanya izin beroperasi. 

"Wong itu buka sekolah tidak izin, sekolahnya kita tutup saja.

Rekomendasi Untuk Anda

Nanti gurunya, anak-anaknya kita bina.

Sekolahnya, gurunya, anak-anaknya nggak bener semua," jelasnya. 

Baca juga: Polres Karawang Amankan 5 Pelaku Perusakan Kantor Ormas

Salah anggota keluarga, Andreas Budi Prasetyo menuturkan, perusakan menimpa makam istri dan ibu yang dirusak nisannya. 

Andreas mengatakan, mengetahui kedua makam tersebut rusak pada Rabu (16/6/2021) sore pekan lalu. 

"Saya ditelepon, disuruh ke sini (makam, red) suruh lihat kondisinya.

Saya langsung pergi ke sini dan ternyata makam sudah dirusak.

Saya tanya sama yang jaga, katanya yang melakukan anak-anak," jelasnya. 

Beberapa hari kemudian, lanjut Andreas, dia dipanggil ke Polsek Pasar Kliwon untuk dilakukan mediasi dengan para anak tersebut. 

Dia mengaku menerima kejadian tersebut. 

"Dari pihak mereka juga siap melakukan perbaikan.

Kemarin kesepakatan selesai satu minggu," tandasnya. (TribunJateng/TribunSolo/Muhammad Sholekan)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas