4 FAKTA Tukang Galon Bunuh Ibu dan Anak di Pinrang, Berawal Tergoda saat Korban Berpakaian Terbuka
Kasus tukang galon tega membunuh seorang ibu dan anak terjadi di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan. Pelaku hendak merudapaksa korban.
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Whiesa Daniswara
"Saat ingin melanjutkan aksinya, anak korban keluar dari WC dan pelaku langsung memukul perut anak tersebut," ungkapnya.
"Pelaku kembali mengambil pisau yang lain dan menikam anak korban sebanyak dua kali,"sambungnya.
Setelah melakukan aksinya tersebut, pelaku mengunci kamar korban dari luar dan membuang kunci kamar di sungai.
2. Kata Mertua Korban
Mertua korban, P Nenna mengatakan, orang yang pertama menemukan ibu dan anak itu adalah suami korban, Ashari (24).
"Suaminya lagi pergi kerja. Pas pulang, dia sudah temukan istri dan anaknya tergeletak di dalam kamar kos," katanya saat ditemui di lokasi.
Nenna menambahkan, sebelum menikah dengan Ashari, Sri pernah membina rumah tangga dengan seorang tentara dan mempunyai dua anak.
"Sebelum menikah dengan anak saya, Sri pernah menikah dengan seorang tentara dan mempunyai dua anak dari pernikahan pertama. Salah satu anaknya yakni Adri yang juga ikut tewas," kata Nenna.
Menantunya itu dulunya tinggal di Makassar dan merupakan seorang perawat.
"Sri ini dulunya perawat di salah satu rumah sakit yang ada di Makassar. Hanya saja, setelah menikah dengan anak saya ia menetap di Pinrang dan tinggal di kosan Jalan Kijang," bebernya.
Nenna menuturkan ia tidak menyangka kalau menantunya itu tewas dengan mengenaskan.
Baca juga: Masalah Rumput Berujung Maut, 2 Pria Bertetangga Bertengkar hingga Saling Bacok, 1 Tewas
3. Saksi Lihat Pelaku Keluar dari Kos Korban
Iptu Deki mengatakan, sebelum kejadian, seorang saksi mendengar pertengkaran di kamar kos korban.
"Salah satu penghuni kos yang bernama Damayanti mendengar ada pertengkaran dari dalam kamar korban sekira pukul 11.15 WITA," katanya.