Penghasilan Jadi Sopir Turun Drastis, Pria Ini Ubah Angkot Jadi Ambulans Desa, Begini Kisahnya
Seorang warga Desa Karangnangka, Kabupaten Banyumas mengubah angkot menjadi ambulans desa.
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Diapun akhirnya diajari oleh Satgas Covid-19 desa agar menjadi sopir yang mengangkut warga suspek atau yang akan vaksin.
Baca juga: Kreatif! Ibu Ini Hobi Buat Tikar dari Tas Plastik Bekas Belanja, Videonya Viral hingga Tuai Pujian
Tarko kemudian memakai APD lengkap dan tetap menjaga kebersihan angkot.
Masyarakat yang melihat dia pakai APD sembari mengemudikan angkot mengundang banyak perhatian.
"Sempat dikira nakes beneran, tapi kok mengemudikan mobil angkot. "
"Saya pakai APD lengkap, itu mereka bukan takut orangnya tapi takut saya pakai seragam APD.
"Orang-orang pada tanya siapa yang akan dibawa," tuturnya.
Ada cerita lucu saat Tarko mengangkut warga desa untuk tes swab ataupun vaksin, yaitu tidak jarang tiba-tiba ada penumpang umum yang menyegat dijalan.
Baca juga: Kisah Penjaga Kamar Jenazah RSUD Wangaya, Tiap Malam Tidur di Samping Jasad Covid-19
"Dikira saya bawa penumpang umum, padahal suspek Covid-19. Saya cuma lambaikan tangan saja," tambahnya.
Dalam satu angkot, maksimal Tarko mengangkut lima orang warga baik yang akan vaksin atau swab.
Tarko mengatakan selama dialihfungsikan menjadi menjadi ambulan, dia menerima bayaran hanya dari tim Satgas Covid-19 Desa Karangnangka.
"Kalau warga tidak membayar, jadi kalau mereka minta diantarkan buat vaksin atau swab itu gratis. Saya terima uang dari satgas saja," katanya.
Tarko bercerita selain menjadi sopir angkot, dia juga suka memancing ikan di sungai untuk menambah penghasilan.
(TribunJateng.com/Permata Putra Sejati)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Salut! Tarko Warga Banyumas Ini Ubah Angkot Jadi Ambulans Desa, Bantu Warga Vaksin dan Tes Swab