Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
Live
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Dulu Viral Kibarkan Bendera Putih, Kini Malioboro Bergeliat di Tengah PPKM Level 4

Sempat viral karena PKL kibarkan bendera putih tanda menyerah, kini  ribuan wisatawan mulai serbu Malioboro di tengah penerapan PPKM Level 4.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dulu Viral Kibarkan Bendera Putih, Kini Malioboro Bergeliat di Tengah PPKM Level 4
TribunJogya/Miftahul Huda
Suasana Malioboro tampak ramai meski sedang ada PPKM Level 4, Sabtu (4/9/2021). 

"Semalam memang sudah ada aktivitas yang meningkat di Malioboro. Tapi, kalau melihat parkiran di seputar Malioboro itu, masih didominasi plat nomor dari wilayah Yogyakarta," ujar Heroe, Minggu (5/9/2021).

"Kemudian, Minggu pagi juga kelihatan ramai. Tapi, ramai itu karena banyak pegowes yang mampir, atau melintas di Malioboro, sementara aktivitas pedagang belum ramai," tambahnya.

malioboro saat level 4 ppkm
Aktivitas di kawasan Malioboro yang tampak mulai bergeliat pada Minggu (5/9/2021).

Menurutnya, situasi Malioboro saat ini, meski mengalami peningkatan aktivitas, belum bisa dibandingkan dengan kondisi sebelum PPKM berlangsung.

Sebab, tingkat keramaiannya masih sangat jauh di bawahnya.

"Tingkat keramaiannya masih jauh dari aktivitas normal ya, atau sebelum PPKM kemarin," katanya.

Hanya saja, Wawali memastikan, Pemkot Yogyakarta tetap mensiagakan petugas secara penuh untuk mengantisipasi potensi kerumunan, maupun para pengunjung yang tidak mentaati protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

"Petugas Jogoboro juga tetap aktif membubarkan kerumunan, setiap ada tiga orang atau lebih yang berkumpul, pasti langsung didatangi. Terus, mengingatkan warga yang maskernya tidak dikenakan secara benar," katanya.

Baca juga: Kabur ke Gang Buntu di Serpong Utara, Kawanan Jambret Dikepung Warga

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih lanjut, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta tersebut menjelaskan, petugas dari Dinas Perhubungan dan Polresta Yogyakarta juga melakukan sweeping di sejumlah titik, terhadap kendaraan pribadi dan bus dari luar daerah yang masuk ke wilayah Kota Yogyakarta.

"Kita mendata kelengkapan persyaratan, baik kartu vaksin, atau hasil swab negatifnya. Lalu, kalau dia domisili di sini, wajib menunjukkan kartu pegawai, atau kartu mahasiswa kampus di Yogyakarta," pungkasnya.

Ribuan Wisawatan Kunjungi DIY, Sekda: Kami Sulit Menghalau Sebab Wilayah Lain Tak Lakukan Penyekatan

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan kedatangan wisatawan ke DIY sulit dibendung meski saat ini seluruh destinasi wisata masih ditutup karena penerapan PPKM Level 4.

Menurutnya, mobilitas masyarakat menjadi tinggi karena daerah lain tak memberlakukan penyekatan.

Selain itu, kebijakan pelonggaran di sejumlah daerah memang tengah diberlakukan.

Misalnya, sebagian wilayah di perbatasan DIY kini telah turun level menjadi PPKM Level 3.

"Kalau sudah sampai Yogya sulit untuk menghalau, mestinya Jawa Tengah juga seharusnya mesti ditutup," jelas Aji, Minggu (5/9/2021).

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas