Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kakek di Aceh Divonis 16 Tahun Penjara, Tega Nodai Cucu Kandungnya di Tepi Pantai

Kasus rudapaksa anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Pelakunya adalah kakek berinisial RS.

Kakek di Aceh Divonis 16 Tahun Penjara, Tega Nodai Cucu Kandungnya di Tepi Pantai
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi seorang kakek di Aceh tega nodai cucunya. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus rudapaksa anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

Diketahui pelakunya adalah kakek berinisial RS.

Sedangkan korbannya adalah orang dekat dari pelaku sendiri, yakni cucu kandungnya bernama Mawar (samaran).

RS menodai Mawar sebanyak tiga kali.

Pada Selasa tanggal 4 Agustus dan 6 Agustus 2020, serta satu hari lainnya dalam tahun 2020.

Lokasinya berada di tepi Pantai Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

Baca juga: Kakek 63 Tahun di Lampung Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Modus Minta Kerokan karena Masuk Angin

Kini kasus yang membelit RS sudah memasuki meja persidangan dengan agenda pembacaan vonis.

Majelis Hakim Mahkamah Syar’iyah (MS) Jantho, Senin (6/9/2021) menjatuhkan hukuman maksimal berupa ‘uqubat penjara selama 200 bulan untuk terdakwa RS.

Kakek RS dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan sengaja melakukan jarimah rudapaksa.

Putusan tersebut dibacakan dalam sidang terbuka untuk umum pada. Senin (6/9/2021) di Ruang Sidang Utama Mahkamah Syar’iyah Jantho, oleh Majelis Hakim bersidang.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas