Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pesawat Hilang Kontak di Intan Jaya

Kapolres Intan Jaya: Jatuhnya Pesawat Rimbun Air Murni Kecelakaan, Bukan Ditembak oleh KKB

Sebelum jatuh dan meledak, pesawat cargo bermuatan bahan bangunan dan sembako diduga kuat menabrak gunung akibat cuaca buruk.

Kapolres Intan Jaya: Jatuhnya Pesawat Rimbun Air Murni Kecelakaan, Bukan Ditembak oleh KKB
Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan for Tribun-Papua.com
Tim evakuasi saat berupaya menjangkau lokasi jatuhnya pesawat Rimbun Air Pk OTW di Intan Jaya, Papua. 

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA - Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sulta menegaskan bahwa kecelakaan pesawat Rimbun Air murni akibat faktor cuaca buruk.

Dia mengatakan terkait isu jatuhnya pesawat Rimbun Air akibat ulah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), hal itu menurutnya tidaklah benar.

"Peristiwa ini murni kecelakaan, bukan ditembak oleh KKB," tegas Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sulta.

Diketahui pesawat Rimbun Air Pk OTW rute Nabire-Sugapa lost kontak pukul 07.37 WIT.

Berdasarkan informasi pesawat tersebut jatuh di kawasan arah Barat Bandara Bilorai.

Sebelum jatuh dan meledak, pesawat cargo bermuatan bahan bangunan dan sembako diduga kuat menabrak gunung akibat cuaca buruk.

Informasi terakhir sebelum lost kontak, pilot sempat memberikan sinyal darurat.

Sementara itu Rabu (15/9/2021) tengah malam, sebanyak tiga jenazah 3 kru Rimbun Air berhasil dievakuasi tim gabungan dari lokasi jatuhnya pesawat.

"Alhamdulillah semua lancar, jenazah sudah di Sugapa," kata Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sulta dalam pesan singkatnya, Rabu (15/9/2021) malam.

Ketiga jenazah tiba di Sugapa, Intan Jaya pukul 23.50 WIT.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas