Tribun

Sembako Program BPNT Tak Layak Konsumsi di KBB, Daging Ayam Berbau Busuk dan Telur Berbelatung

Paket sembako diterima pada 12 September 2021 lalu, tepatnya pada sore hari namun saat disimpan di rumah langsung tercium bau bangkai

Editor: Eko Sutriyanto
Sembako Program BPNT Tak Layak Konsumsi di KBB, Daging Ayam Berbau Busuk dan Telur Berbelatung
Istimewa/warga
Kondisi ayam dalam sembako program Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) yang berbau busuk 

Akhirnya, kata dia, telur tersebut dibagikan ke tetangga karena pasti ada beberapa telur yang masih bisa diolah.

Sedangkan, dia bersama keluarganya memilih untuk tidak mengkonsumsi.

Baca juga: Dorong Gerai Makanan Cepat Saji Tidak Membeli Telur dari Peternakan Sistem Kandang Baterai

"Ayam juga saya gak berani makan, orang baunya juga sudah busuk, gak layak konsumsi.

Kalau tahu mah dibuang karena gak layak konsumsi," ucap Tarti.

Sementara untuk item lainnya seperti beras, kentang dan buah pir kondisinya masih dalam kondisi yang baik, sehingga ketiga item tersebut bisa dikonsumsi.

Warga lainnya, Kokom (55) mengatakan, untuk daging ayam yang diterimanya tidak menunjukan warna yang segar, bahkan pada bagian sayapnya sudah berwarna biru, dan begitupun dengan telur yang kondisinya tidak layak konsumsi.

"Jadi saya gak berani makan.

Baca juga: Konten Percakapan Daging Ketemu Daging, Hotman Paris: Di Mana Letak Pidananya?

Telornya juga pas mau dimasak sebagian sudah hancur yang kuning-kuningnya," kata Kokom.

Bantuan sembako tersebut merupakan bantuan sembako yang harusnya turun satu paket sembako setiap bulannya selama 5 bulan.

Namun, pada proses pendistribusian kali ini, KPM menerima langsung 5 paket sembako dalam satu hari.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas