Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tersangka Kasus Penipuan Rp 1,6 Miliar Gugat Praperadilan Polda Jambi

Selain tidak dapat menunjukkan surat penangkapan yang diminta saat berada di Jakarta, Polda Jambi dinilai melakukan tebang pilih.

Tersangka Kasus Penipuan Rp 1,6 Miliar Gugat Praperadilan Polda Jambi
Tribun Jambi/Eko Prasetyo
Kantor Polda Jambi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Y, tersangka kasus penipuan pengadaan semen senilai Rp 1,6 miliar mempraperadilankan Polda Jambi ke Pengadilan Negeri Jambi.

Tim kuasa hukum tersangka, yang tergabung pada kantor advokat dan konsultan hukum Eva L Rahman mengatakan pihaknya akan melakukan langkah hukum, dengan melakukan gugatan pra peradilan kepada Polda Jambi ke Pengadilan Negeri Jambi.

Mereka beranggapan, penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan tersangka juga tidak sesuai prosedur.

Selain tidak dapat menunjukkan surat penangkapan yang diminta saat berada di Jakarta, pengacara juga menilai, Polda Jambi melakukan tebang pilih terhadap kasus yang menimpa kliennya.

Pada tahun 2017 lalu, CV Alam Cahaya Cinta yang dijalankan oleh Y, sudah lebih dahulu melaporkan PT Bengkalis Era Jaya Ke Polda Jambi terkait perkara ini.

"Namun, perkara tersebut baru naik ke proses penyidikan pada Tahun 2020," kata Eva, beberapa hari lalu.

Saat itu Direktur PT Bengkalis Era Jaya, yakni Ahmad Fauzi, juga telah ditetapkan sebagai DPO dalam perkara ini dan semestinya pihak Polda Jambi dapat segera menemukan Ahmad Fauzi oleh karena dapat menjadikan duduk perkara menjadi terang.

Baca juga: Penipuan Berkedok Praktik Perdukunan Terjadi di Blitar, Pelaku Kuras Uang Korban Rp 11 Juta

"Tapi sampai saat ini, PT Bengkalis Era Jaya masih menjalankan aktivitasnya dan belum dinyatakan pailit oleh pengadilan, sehingga mestinya Ahmad Fauzi juga dapat segera ditangkap," ujarnya.

Saat ini, Tribun masih berupaya untuk mengonfirmasi langsung ke Ditreskrimum Polda Jambi, terkait keterangan dari kuasa hukum Y.

Sebelumnya tim gabungan, Resmob Polda Jambi dan tim dari Mabes Polri meringkus seorang wanita berinisial Y, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penipuan senilai Rp 1,6 miliar.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas