Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ibu dan Anak Tewas di Mobil

Menantu Yosef Buka Suara, Sang Cucu Kerap Menanyakan Nenek Kemana, Jadi Firasat Baru?

Tuti Suhartini ditemukan tewas bersama anaknya Amalia Mustika Ratu di bagasi mobil Toyota Alphard d rumah mereka di Ciseuti Kecamatan Jalancagak.

Menantu Yosef Buka Suara, Sang Cucu Kerap Menanyakan Nenek Kemana, Jadi Firasat Baru?
Dwiki Maulana Vellayati/Tribun Jabar
Suasana rumah Lilis Sulastri (56) kakak ketiga Tuti Suhartini (55) saat menggelar pengajian, Jumat, (17/9/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNNEWS.COM, SUBANG - Misteri pembunuhan ibu dan anaknya, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Ratu (23) di Kabupaten Subang, Jawa Barat, hingga kini belum juga terungkap.

Padahal saat ini sudah sebulan lebih kasus tersebut diselidiki polisi. Tentu saja kasus ini menyisakan kisah pilu bagi keluarga korban.

Tuti Suhartini ditemukan tewas bersama anaknya Amalia Mustika Ratu di bagasi mobil Toyota Alphard d rumah mereka di Ciseuti Kecamatan Jalancagak, Subang, Jawa Barat, pada 18 Agustus silam.

Yang terbaru, anak dari Yoris (putra sulung Tuti) yang menanyakan secara terus menerus dari keberadaan sang nenek serta bibinya yang sudah tiada.

Yoris merupakan putra sulung dari pernikahan Tuti dengan suaminya, Yosef.

Hal tersebut diungkapkan oleh Yanti Jubaedah (25) yang merupakan istri dari Yoris.

"Anak saya sangat terpukul ya, jadi kayak kebahagiaannya itu direbut, soalnya sering menanyakan nenek kemana bibi kemana," ujar Yanti kepada Tribun di Dusun Jalancagak, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Minggu (19/9/2021).

Menurut Yanti, bahkan anaknya yang masih berusia lima tahun itu kepribadiannya berubah pasca ditinggalkan oleh neneknya Tuti serta bibinya Amalia.

Yanti Jubaedah (25) saat ditemui Tribun di kediaman keluarga di Dusun Jalancagak
Yanti Jubaedah (25) saat ditemui Tribun di kediaman keluarga di Dusun Jalancagak, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (19/9/2021).

"Dia (anaknya) terus menerus mengajak ke Ciseuti (rumah korban), tidak mau kalau diajak kemana-mana, karena dia ingatnya hanya ke rumah neneknya yang berada di Ciseuti," katanya.

Halaman
1234
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas