Tribun

Berita Viral

VIRAL Guru di Minahasa Utara Dilantik sebagai Kepala Sekolah tapi Sekolahnya Fiktif, Mengaku Malu

Kisah pelantikan guru SD di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, viral di media sosial.

Penulis: Nuryanti
Editor: Tiara Shelavie
VIRAL Guru di Minahasa Utara Dilantik sebagai Kepala Sekolah tapi Sekolahnya Fiktif, Mengaku Malu
Kolase Tribunnews.com: Instagram.com/azamwonggo dan Arthur Rompis/Tribunmanado
(Kiri) Postingan viral terkait kejadian kepala sekolah di Minahaa Utara dilantik tapi tak ada sekolahnya dan (Kanan) Rasni Bone saat ditemui rekan wartawan. 

TRIBUNNEWS.COM - Kisah pelantikan guru SD di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, viral di media sosial.

Sebab, guru SD bernama Rasni Jubaidi Bone Agus itu dilantik menjadi kepala sekolah di sekolah yang ternyata tidak ada alias fiktif.

Berdasarkan SK Pelantikan, Rasni adalah guru di SD Inpres Klabat yang diberi tugas baru sebagai kepala sekolah SD Negeri Kecil Warukapas di Kecamatan Dimembe, Minahasa Utara.

Namun, dirinya harus kecewa setelah mengetahui sekolah tempatnya bertugas ternyata fiktif.

Baca juga: Viral Pengantin Diarak Menggunakan Alat Berat Loader, Ternyata Sosoknya Bukan Orang Sembarangan

Baca juga: Viral Gadis Layani Pembeli di Apotek, Banjir Pujian Tangani Salah Sebut Nama Obat

Meski merasa malu, Rasni mengaku menerimanya dengan ikhlas.

"Karena sudah seperti ini, saya terima dengan lapang dada," ujarnya dalam tayangan YouTube Kompas TV, Sabtu (2/10/2021).

"Enggak apa-apa, yang penting bukan ambisi saya untuk menjadi kepala sekolah," lanjutnya.

Dirinya menyatakan, nantinya hanya ingin memberikan yang terbaik di sekolah tempatnya bertugas.

"Karena saya ditawarkan menjadi kepala sekolah sini, saya ingin kasih bagus sekolah ini, cuma itu," ungkapnya.

Baca juga: VIRAL Video Gadis Ramah pada Pembeli di Apotek yang Salah Sebut Nama Obat, Ini Kisah Dibaliknya

Baca juga: FAKTA Viral Polisi Menilang Pemobil yang Bawa Sepeda: Salah Terapkan Pasal, Dirlantas PMJ Minta Maaf

Diberitakan TribunManado.co.id sebelumnya, Rasni mengaku sudah melaporkan masalahnya ke Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas