Stasiun Garut Diresmikan: Cibatu-Garut Hidup Kembali
Jalur kereta Cibatu-Garut kini secara resmi beroperasi kembali setelah berhenti puluhan tahun
Editor:
Erik S
Peresmian itu menurutnya tidak akan pernah terjadi jika tidak ada peran dari masyarakat Garut.
Warga Garut yang tinggal di bantaran rel kereta api Cibatu-Garut rela melakukan relokasi.
Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan peresmian ini merupakan hari yang sangat bahagia bagi warga Garut yang sudah lama menunggu reaktivasi.
Ia menyebut peresmian tersebut merupakan kado istimewa di hari ulang tahun yang ke-209 tahun.
"Kami pun ingin menyampaikan kepada warga Garut, ayo kita sama-sama menikmari kereta api sebagai pelayanan negara yang murah," ujarnya.
Baca juga: Rudal Rusia Hantam Stasiun Kereta Api dan Kebun Raya di Zaporizhia Ukraina
Peresmian dengan gunting pita itu disambut tepuk tangan dan rasa syukur oleh tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
Raut-raut kebahagiaan dan rasa haru seketika menyelimuti wajah para orang tua, mereka menyaksikan secara langsung dua sejarah berbeda tentang perkeretaapian di Swiss Van Java itu.
Berjuta cerita kini kembali berputar di setiap ingatan warga yang menyaksikan.
Rindu itu akhirnya berbalas.
Cerita keindahan tentang perjalanan masa lalu itu kini bisa dinikmati langsung oleh generasi baru di Garut.
Para pemuda yang tadinya hanya mendengarkan kisah perjalanan melalui mulut orang tua kini bisa merasakan sendiri pengalaman yang dulu dialami oleh orang tua mereka.
Meski kini sudah lebih modern dari zaman dulu, perasaan dan kenangan tentang perjalanan meraih cita-cita tetap tumbuh dalam benak mereka.
Mungkin hati para pemuda itu akan berkata, "Bapak, oh ini yang dulu Bapak rasakan, saya bisa rasakan."
Masyarakat Garut memang memiliki kenangan manis bersama lokomotif-lokomotif di jalur ini, terutama lokomotif CC5001, yang juga dikenal dengan panggilan Si Gombar atau Si Gomar dalam pelafalan orang Garut.
Garut sebagai Kota Kecil di Priangan Timur yang sudah lama tertidur itu kini perlahan bangun dengan kecantikan yang menawan setelah menghabiskan banyak waktu untuk bermetamorfosis.
Tugas warga Garut selanjutnya adalah menjaga semua aset yang telah tercipta seperti menjaga ingatan dan kenangan indah empat puluh tahun yang lalu tentang legenda kereta api Si Gombar. (*)
Berita ini telah tayang di Tribun Jabar berjudul:
Hari Bersejarah! Stasiun Garut Diresmikan, Bikin Haru, Anak Muda Bisa Alami Kenangan Para Orang Tua
Baca tanpa iklan