Tribun

Kelompok Bersenjata di Papua

Cerita 2 Simpatisan TPNPB OPM di Kaimana Kabur dari Kelompok Jonair Waga untuk Bergabung dengan NKRI

Natalis Watora dan Engel Feneteruma juga membawa barang bukti berupa dua mata panah, dua buah peluru senapan angin kaliber tiga milimeter dan lainnya.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Cerita 2 Simpatisan TPNPB OPM di Kaimana Kabur dari Kelompok Jonair Waga untuk Bergabung dengan NKRI
Dok Koramil
Natalis Watora (25) dan Engel Feneteruma (31), dua simpatisan Tentara Pembebasan Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XII Kaimana-Kuri, menyatakan diri kembali ke NKRI. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNNEWS.COM, MANOKWARI - Dua simpatisan Tentara Pembebasan Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XII Kaimana-Kuri, menyatakan diri kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Natalis Watora (25) dan Engel Feneteruma (31) secara sukarela menyatakan bergabung dengan NKRI di Koramil 1804-07/Kambrauw, Distrik Kambrauw, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Kamis (31/3/2022).

Turut mendampingi proses penyerahan diri Natalis Watora dan Engel Feneteruma di antaranya Kepala Distrik Kambrauw, Barent Tumanat dan diterima oleh Danramil 1804-07/Kambrauw Kapten Inf Frans Aboda.

Tak hanya itu, Natalis Watora dan Engel Feneteruma juga membawa barang bukti berupa dua mata panah, dua buah peluru senapan angin kaliber tiga milimeter dan lainnya.

Baca juga: KKB Pimpinan Undius Kogoya dan Aibon Kogoya Bakar Sekolah dan Aniaya Guru di Hitadipa Intan Jaya

Kedua simpatisan TPNPB-OPM Kodap XII Kaimana-Kuri tersebut berasal dari Kampung Rauna.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, awalnya Natalis Watora dan Engel Feneterumalari dari kelompok Jonair Waga, Sabtu (2/4/2022).

Mereka melarikan diri dari kelompoknya, sebab takut dalam pelaksanaan aksi, dan merasa telantar.

Selain kedua orang tersebut, terdapat beberapa simpatisan lain yang rencananya akan melakukan aksi di pertigaan masuk TPU kurang lebih 200 meter sebelah barat Yonif 764/IB.

Sehingga, kedua simpatisan tersebut berniat kembali ke Kampung Rauna dengan berjalan kaki mengikuti pinggiran hutan.

Selanjutnya, mereka memutuskan bertemu dengan Kepala Distrik, untuk membawa mereka ke Koramil 1804-07/Kambrauw.

Keputusan tersebut bertujuan untuk menyerahkan diri dan bersedia memberikan keterangan kepada pihak Kodim 1804/Kaimana.

Pada kesempatan tersebut kedua simpatisan membuat surat pernyataan untuk kembali setia kepada NKRI dan tunduk kepada hukum yang berlaku di Indonesia.

Baca juga: 8 Napi Terorisme Jaringan JAD di Kota Medan Ucap Sumpah Setia pada NKRI

"Kami meminta kepada warga Kampung Rauna yang lain, agar tidak terpengaruh dengan ajakan dari orang yang tidak bertanggungjawab," ujar salah satu Simpatisan TPNPB-OPM, Natalis.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas