Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PROFIL Eks Bupati Buton Selatan La Ode Arusani, Bercanda Bawa Bom dan Diturunkan dari Pesawat

Eks Bupati Buton Selatan, La Ode Arusani terpaksa diturunkan dari pesawat lantaran bercanda membawa bom.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in PROFIL Eks Bupati Buton Selatan La Ode Arusani, Bercanda Bawa Bom dan Diturunkan dari Pesawat
kolase foto (handover)
Berikut sosok La Ode Arusani yang merupakan mantan Bupati Buton Selatan (Busel) diturunkan dari pesawat gegara candaan soal sabun bom. Insiden tersebut sebelumnya terjadi di Bandara Betoambari, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Selasa (14/06/2022). 

Dirinya memiliki pengalaman organisasi yakni Pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengara (KKST) pada tahun 2000-2005.

Selain itu menjadi pengurus PPI pada 2007 hingga 2009, juga kader Partai Nasdem.

Selanjutnya, maskapai penerbangan Wings Air nomor IW-1307 berangkat membawa empat awak pesawat dan 71 penumpang.

Jangan Bercanda soal Bom

Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro juga menjelaskan, pihak Wings Air mewajibkan dan mengimbau kepada seluruh penumpang jangan pernah bercanda mengenai “bom”.

Menurut UU No 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, menyampaikan informasi palsu, bergurau, atau mengaku-ngaku membawa bom di bandara dan pesawat udara dapat dikenakan pidana penjara.

Adapun sanksi seusai Pasal 437 yakni:

Rekomendasi Untuk Anda

a) Setiap orang menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344 huruf e, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun.

b) Dalam hal tindak pidana sebagaima dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan kecelakaan atau kergugian harta benda, dipidana dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun.

c) Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan matinya orang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun penjara.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati) (TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas