Tribun

NTB jadi Provinsi ke-4 di Indonesia untuk Jumlah Pekerja Migran, Malaysia jadi Tujuan Favorit

Total 537.497 ribu warga Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri sejak 2007 hingga 30 Juni 2022.

Editor: Garudea Prabawati
zoom-in NTB jadi Provinsi ke-4 di Indonesia untuk Jumlah Pekerja Migran, Malaysia jadi Tujuan Favorit
Thinkstock
Ilustrasi TKI 

TRIBUNNEWS.COM, MATARAM - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menempati urutan ke empat untuk jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbanyak di Indonesia.

Di mana dari data nasional, posisi pertama dari provinsi Jawa Timur, kemudian kedua Jawa Barat, dan ketiga Jawa Tengah.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala BP2MI Mataram Abri Danar Prabawa.

Di mana dikatakannya Kabupaten Lombok Timur merupakan Kabupaten dengan jumlah PMI terbanyak di NTB yakni 235.821 orang, diikuti Lombok Tengah sebangak 147.611 orang, Lombok Barat 66.977 orang, KLU 10.158 orang, Matatam 12.621 orang, Sumbawa 34.474 orang, KSB 5.384 orang orang, Kabupaten Bima 17.101 orang, Kota Bima 1.045 orang dan Dompu 6.305 orang.

Baca juga: 149 TKI Meninggal, DPR: Perlu Dibentuk Satgas Khusus untuk Awasi Pekerja Migran di Luar Negeri

"Lombok Timur menjadi Kabupaten dengan supplai PMK terbesar kedua di Indonesia setelah Indramayu," katanya kepada awak media pada Jumat, (8/7/2022).

Terhitung sejak sejak 2007 hingga 30 Juni 2022, 537.497 ribu warga NTB menjadi PMI di luar negeri.

Angka tersebut merupakan 16,62 persen dari jumlah angkatan kerja NTB sebanyak 2.739.900 orang.

Hal tersebut berdasarkan data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) NTB.

Dari data tersebut, PMI asal NTB didominasi laki-laki sebanyak 426.676 orang dan perempuan 110.821 orang.

Baca juga: Kapolda NTB Bersama Danrem 162/WB Tutup Diktuk Bintara Polri TA 2022

Sementara itu negeri Jiran Malaysia menjadi tujuan favorit PMI NTB untuk mengadu nasib.

Sekitar 415.853 PMI NTB bekerja di Malaysia, diikuti Saudi Arabia 46.826 PMI, Hongkonh 16.394 PMI, Taiwan 12.000 PMI, Brunei Darussalam 10.982 PMI, UEA 10.388 PMI dan lain-lain.

Abri memaparkan, dari data tersebut total 441.307 PMI asal NTB bekerja di sektor formal.

Sektor formal artinya lokasi atau tipe pekerjaan PMI NTB berada di bawah perusahaan berbadan hukum.

Sementara sekitar 96.190 PMI bekerja di sektor informal.

Pekerja ladang menjadi primadona PMI NTB dengan total 311.104 PMI. Kemudian house maid sebesar 58.478 PMI, pekerja konstruksi 13.576 PMI dan lain-lain.

Baca juga: Suhu 18.3 Derajat Celcius Jumat Pagi, Jadi Suhu Terdingin NTB Sepanjang 2022

(TribunLombok.com, Lalu Helmi)

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas