Kata Gibran soal Tol Lingkar Solo hingga Penolakan Tiga Bupati, Jadi Solusi hingga Akan Koordinasi
Berikut ini tanggapan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka soal jalan tol Lingkar Solo
Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Garudea Prabawati
"Kalau untuk Klaten sekitar 30-an hektar sawah yang akan terdampak tol lingkar selatan (di 8 desa)," jelasnya.
Senada, Bupati Sukoharjo Etik Suryani juga keberatan dengan rencana dibangunnya jalan tol lingkar Solo.
Dalam video yang diunggah di YouTube Kompas.com, Etik menuturkan banyak Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di wilayah Sukoharjo yang akan terdampak pembangunan jalan tol.
Selain itu, Etik juga mengatakan, wilayahnya termasuk dalam kabupaten penyangga pangan di Jawa Tengah.
"Terus terang, saya Bupati Sukoharjo bukan menolak, tapi saya keberatan dengan adanya tol ini karena akan mengganggu. LSD kita banyak sekali," ungkapnya.
Senada dengan Bupati Karanganyar, Atik memberikan solusi alternatif, yakni dengan membuat ring road atau jalan arteri, alih-alih jalan tol.
Ia mengklaim, dengan adanya jalan arteri, masyarakat yang terdampak masih bisa melakukan aktivitas ekonomi.
Soal penolakan tersebut, Gibran memaklumi adanya pro dan kontra.
"Namanya pro dan kontra biasa, bupati ingin yang terbaik untuk kabupatennya masing-masing," ucap Gibran seperti yang diberitakan TribunSolo.com.
"Nanti duduk bareng dulu. Nanti kita koordinasikan lagi sama kementrian. Tenang saja," pungkasnya.
(Tribunnews.com, Renald)(Kompas.com, Labib Zamani)(TribunSolo.com, Adi Surya)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.