Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bukan Tak Mau Bayar, Ini Alasan Sebenarnya Konsumen Tusuk Kurir Paket COD di Banyuasin

Terungkap alasan konsumen nekat tusuk kurir paket COD di Banyuasin, merasa tersinggung dengan ucapan korban di pesan suara

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bukan Tak Mau Bayar, Ini Alasan Sebenarnya Konsumen Tusuk Kurir Paket COD di Banyuasin
Kolase Tribunnews.com: Instagram.com/banyuasinterkini dan DOK POLRES BANYUASIN
(Kiri) Korban penikaman saat dirawat di rumah sakit dan (Kanan) Tangkap layar viral video kurir COD ditikam oleh pembeli di Banyuasin. Terungkap alasan konsumen nekat tusuk kurir paket COD di Banyuasin, merasa tersinggung dengan ucapan korban di pesan suara 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus viral kurir paket cash on delivery (COD) ditusuk konsumen memasuki babak baru.

Terungkap alasan Heru (38) tega menusuk Akbar Makrup (22).

Heru mengaku tersinggung dengan ucapan bernada hinaan yang dikirim korban melalui pesan suara.

Diketahui, peristiwa itu terjadi di Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Video aksi penusukan yang dilakukan konsumen kepada kurir paket COD itu sempat viral di media sosial.

Melansir TribunSumsel.com, Heru mengaku dihina tak mampu membayar paket seharga Rp 100 ribu yang sudah diantar korban ke rumahnya.

Baca juga: Kondisi Kurir Paket COD setelah Ditusuk Konsumen di Banyuasin: Alami Luka Parah di Rusuk Kiri

"Aku sudah biasa memesan paket, saat paket sudah datang, dia ini menghubungi aku."

Rekomendasi Untuk Anda

"Katanya paket sudah diantarkan ke rumah tetapi belum dibayar."

"Kata aku, nanti setelah aku pulang baru dibayar," ujar pelaku setelah diringkus polisi, Senin (6/2/2023).

Setelah itu, korban beberapa kali menghubungi pelaku untuk menanyakan terkait pembayaran paket.

Pelaku saat itu mengatakan masih bekerja dan meminta korban agar menunggu pelaku sampai pulang ke rumah.

Kemudian, korban mengirim pesan suara kepada pelaku.

Menurut pelaku, pesan suara tersebut berisi hinaan yang membuatnya tersinggung.

"Korban mengatakan bila percuma rumah bagus dan punya mobil tetapi untuk bayar paket senilai Rp 100 ribu saja tidak mampu," terangnya.

Kronologi Kejadian

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas