Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Uang Ratusan Juta Ditilap, Kepala Sekolah Salah Satu SMA Negeri di Pandeglang Diringkus Polisi

Pria bernama Engkos Kosasih (57) tersebut diamankan oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Pandeglang, Kamis (13/7/2023).

Editor: Muhammad Renald Shiftanto
zoom-in Uang Ratusan Juta Ditilap, Kepala Sekolah Salah Satu SMA Negeri di Pandeglang Diringkus Polisi
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Ilustrasi korupsi 

TRIBUNNEWS.COM - Uang dana bantuan siswa miskin ditilap oleh Kepala Sekolah SMAN 4 Pandeglang, Banten.

Pria bernama Engkos Kosasih (57) tersebut diamankan oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Pandeglang, Kamis (13/7/2023).

Ia ditangkap karena diduga korupsi dana bantuan siswa miskin (BSM) sebesar Rp234 juta.

Ia melakukan korupsi pada tahun anggaran 2013-2014.

Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP Shilton, mengatakan saat dugaan korupsi terjadi, Engkos masih menjabat kepala SMAN 3 Pandeglang.

"Dua orang ditangkap dalam kasus ini," katanya, Jumat (14/7/2023).

Baca juga: Ketua KPK: Pemimpin Bangsa hingga Anggota Legislatif Harus Bersih dari Praktik Korupsi

Selain menangkap Engkos, polisi juga menangkap anggota komite sekolah berinisal AP.

Berita Rekomendasi

Menurut Shilton, kedua orang tersebut tidak menyalurkan bantuan kepada siswa miskin.

Polisi mulai menyelidik kasus tersebut setelah adanya laporan dari masyarakat pada 2017.

Namun, polisi baru mengungkap kasus tersebut karena terkendala dalam pencarian bukti dan informasi dari siswa penerima manfaat.

"Siswanya sudah lulus semua, ada yang sudah menikah dan dibawa suaminya tidak tinggal di Pandeglang. Tapi alhamdulillah tahun ini terungkap," ucap Shilton.

Polisi sudah menetapkan dua orang yang ditangkap sebagai tersangka.

Keduanya dijerat menggunakan Pasal 2 (1) dan atau Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

UU itu juncto UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Pelaku kita jerat dengan pasal tindak pidana korupsi dengan ancaman 15 tahun penjara," kata Shilton.

Baca juga: Korupsi Bantuan Siswa Miskin Ratusan Juta, Kepala SMAN 4 Kabupaten Pandeglang Ditangkap Polisi

Diberhentikan dari Jabatan

Ia pun diberhentikan dari jabatannya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, Tabrani mengatakan, pemberhentian itu akan diproses setelah pihaknya menerima surat penahanan dari polisi.

"Ya sementara kepala sekolah yang bersangkutan dinonaktifkan sampai dengan ada putusan ya pasti," kata dia kepada wartawan, Jumat (14/7/2023).

Tabrani juga akan segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) Kepala SMAN 4 Pandeglang agar tidak terjadi kekosongan.

Apalagi kata dia, pada Senin besok sudah mulai tahun ajaran baru.

"Nanti Plt nya dari kepala sekolah SMA yang terdekat, biar lebih efektif," jelasnya.

Tabrani mengaku menghargai proses hukum terkait yang saat ini sedang dijalani oleh Engkos di Polres Pandeglang.

"Soal nanti apapun hasilnya tentu aparat penegak hukum yang menentukan. Yang jelas kami mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi kekosongan," katanya.

Perbuatan yang dilakukan Engkos dilakukan bersama anggota komite sekolah berinsial AP. Polisi juga telah mengamankan AP.

Diungkapkan Tabrani, kasus itu terjadi sebelum SMA berada dibawah kewenangan Provinsi Banten.

"Memang dulu itu ada BSM, tapi sekarang sudah enggak ada. Kasusnya sudah lama sebelum saya menjadi kepala dinas juga, sehingga saya tidak bisa cerita banyak," pungkasnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 2 (1) dan atau pasal 3 Jo pasal 18 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Juncto undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Artikel ini diolah dari Tribun Banten

Sumber: Tribun Banten
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas