Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sapi yang Pernah Diserang Anjing di Bali Mati Ditemukan Mati dengan Gejala Rabies

Pemilik sapi yang terjangkit rabies diberikan vaksin anti rabies (VAR) sebagai antisipasi dan penanganan penularan kasus positif rabies pada manusia

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Sapi yang Pernah Diserang Anjing di Bali Mati Ditemukan Mati dengan Gejala Rabies
IST/Pixsel
Ilustrasi bangkai sapi dan anjing - Seekor sapi mendadak mati dengan gejala rabies pekan lalu. Diduga, ternak kaki empat milik warga di wilayah Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali sebelumnya diserang anjing rabies. 

Estimasi sekitar 3-4 mingguan sebelum sapi mati," tuturnya.

Sebagai antisipasi penularan ke manusia, pihak petugas memberikan layanan vaksinasi anti rabies (VAR) terhadap pemilik sapi tersebut.

"Sebagai antisipasi (penularan ke manusia) kita upayakan berikan VAR. Itu karena penularan rabies tidak hanya karena gigitan.

Jika ada air liur hewan positif rabies masuk ke bagian kulit yang luka, maka akan tertular.

Apalagi sampai terjadi gigitan, maka yang kontak atau sempat digigit harus disuntik VAR," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Sapi Warga Mati Mendadak Positif Rabies, Keluarkan Liur Berlebih, Agresif Lalu Mati, Ini Dugaannya!

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas