Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Mahasiswi Tewas usai Melahirkan di Kos, Bayi Dibuang ke Kotak Sampah, padahal Pacar Siap Nikahi

HA (24), mahasiswi di Lubuklinggau, Sumatra Selatan meninggal di kamar kosnya setelah melahirkan tanpa bantuan medis.

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Sri Juliati
zoom-in Mahasiswi Tewas usai Melahirkan di Kos, Bayi Dibuang ke Kotak Sampah, padahal Pacar Siap Nikahi
kantipurnetwork.com
Ilustrasi tewas - HA (24), mahasiswi di Lubuklinggau, Sumatra Selatan meninggal di kamar kosnya setelah melahirkan tanpa bantuan medis. 

TRIBUNNEWS.COM - HA (24), mahasiswi di Lubuklinggau, Sumatra Selatan meninggal di kamar kosnya setelah melahirkan tanpa bantuan medis.

HA diduga melakukan praktik aborsi seorang diri di kosnya yang berada di Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Rabu (11/10/2023).

HA ditemukan dalam kondisi tergeletak bersimbah darah oleh adiknya, RZ sekira pukul 09.30 WIB.

"Saat itu RZ melihat kakak kandungnya sudah tergeletak bersimbah darah di rumah tamu kosan," kata Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Robi Sugara, Kamis (12/10/2023), dilansir TribunSumsel.com.

Mendapati hal itu, RZ lantas menghubungi pemilik kos bernama May dan dibantu beberapa warga.

Selanjutnya, mereka melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Baca juga: Wanita Melahirkan Tapi Tak Punya Bayi Jadi Petunjuk Polisi Ringkus Pelaku Pembuang Jasad Bayi Kembar

Polisi yang menerima laporan itu lantas mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Berita Rekomendasi

Saat melakukan olah TKP, polisi juga menemukan jasad bayi laki-laki di dalam kotak sampah.

"Saat di TKP ditemukan juga mayat seorang bayi laki-laki (masih ada ari-ari) di dalam kotak sampah plastik di depan kamar korban," ungkapnya.

Kedua jasad itu kemudian dibawa ke ke Rumah Sakit Siti Aisya.

Namun, petugas medis menyatakan bahwa HA dan bayi laki-laki itu sudah meninggal sebelum tiba di rumah sakit.

Robi mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan tim medis, HA tewas karena mengalami pendarahan setelah melahirkan secara paksa.

Akibatnya, kantung ketuban pun pecah sehingga menyebabkan bayi yang ia lahirkan ikut tewas.

Dari hasil pemeriksaan, bayi yang dilahirkan HA diperkirakan berusia tujuh bulan.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas