Pemprov Kaltim Kebut Pembangunan Sumur Air Baku dan Air Bersih untuk Warga di Daerah Penyangga IKN
Desa-desa itu berada di daeraj ibu kota nusantara yang akan difungsikan air bersih dan aorsebagai pengairan untuk pendukung penyediaan
Editor: Eko Sutriyanto
"Saya suka, makanya saya datangi. Inisiatif anak muda yang kreatif seperti ini harus kita apresiasi dan kita dukung," kata Akmal Malik di salah satu gubuk warga di tengah areal tambak Desa Labangka.
Kehadiran Pj Gubernur Akmal Malik ke areal tambak tersebut untuk memenuhi undangan Hanif, anak muda setempat yang kini sedang menggalakkan penanaman empat komoditi di satu areal pertambakan mereka.
Empat komoditi yang dikembangkan itu adalah ikan bandeng, udang tiger, kepiting dan rumput laut. Total luas areal potensial untuk pengembangan perikanan di kawasan itu seluas 200 hektare.
Untuk upaya-upaya kreatif anak-anak muda, pemerintah kata Akmal harus hadir membantu. Salah satunya dengan menyiapkan infrastruktur jalan, pengairan dan sebagainya.
Dukungan langsung yang akan diberikan Pemprov Kaltim untuk mendukung inisiatif pengembangan empat komoditi dalam satu tambak itu adalah dengan memberikan bantuan keuangan kepada Pemkab PPU untuk pembangunan jalan agregat di kawasan pertambakan itu sepanjang 2 km.
"Pak Nanda (Kepala Dinas PUPR Kaltim) tolong dibantu untuk jalan agregat sekitar 2 km. Mungkin lewat bankeu (bantuan keuangan)," perintah Akmal Malik. Kepala Dinas PUPR Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda pun menyanggupi permintaan tersebut.
Jalan tani ini sambung Akmal akan sangat membantu para petambak. Sebab mereka akan lebih mudah beraktivitas dan memasarkan hasil panen mereka nantinya.
Kepada jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim, Pj Gubernur Akmal Malik meminta agar mereka bisa membantu para petani petambak di sana. Sebab selama ini, para petambak hanya menjual hasil panen mereka kepada tengkulak.
"Dinas Perikanan tolong bantu carikan pasarnya agar mereka tidak lagi menjual ke tengkulak," pesan Akmal.
Dukungan untuk pengembangan kawasan tambak ini sangat strategis sebab di masa depan PPU harus bersiap diri menjadi penyuplai kebutuhan ikan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN), bahkan mendukung permintaan ekspor. Karena permintaan luar negeri memang cukup tinggi.
"Saya berharap lebih banyak lagi anak-anak muda yang menjadi petambak kreatif seperti Hanif ini," seru Akmal.
Hanif sendiri mengaku produktivitas mereka meningkat signifikan setelah mengembangkan empat komoditi secara bersamaan. Sebelumnya, para petambak hanya menanam ikan bandeng dan udang tiger.
"Dulu dua komoditi, sekarang empat. Peningkatannya sekitar 70 persen," ungkap Hanif.
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Pemprov Kaltim Bakal Bangun 12 Sumur Air Bersih di Penajam Paser Utara
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya
A member of
Follow our mission at sustainabilityimpactconsortium.asia
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.