Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Derita Balita Tewas Dianiaya Ortu, Jasad Dikubur di Samping Rumah, Pernah Disundut Rokok 5 Kali

AF, bocah berusia 3 tahun di Kediri tewas dianiaya ayah tiri dan ibu kandungnya gegara air tumpah di kamar. Korban pernah disundut rokok 5 kali.

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Whiesa Daniswara
zoom-in Derita Balita Tewas Dianiaya Ortu, Jasad Dikubur di Samping Rumah, Pernah Disundut Rokok 5 Kali
TribunJatim.com/Melia Luthfi Husnika
N (26) dan T (23) ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan balita berinisial AF (3) yang jasadnya dikubur di samping rumahnya, di Dusun Babaan, Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim), Kamis (27/6/2024). Kedua pelaku merupakan orang tua korban. 

TRIBUNNEWS.COM - Nasib tragis menimpa AF, bocah berusia 3 tahun di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Dia tewas di tangan ayah tiri dan ibu kandungnya sendiri yakni T (23) dan N (26).

Jasad AF ditemukan terkubur di samping rumahnya, Selasa (25/6/2024).

Melansir TribunKediri.com, dari hasil visum ditemukan beberapa luka akibat benda tumpul.

"Ada di kepala dan beberapa bagian tubuh. Penyebab korban meninggal akibat pendarahan di kepala," kata Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Fauzy Pratama di lokasi kejadian, Selasa (25/6/2024).

Kejadian tragis yang menimpa korban itu terjadi pada Sabtu (22/6/2024) malam, saat T sedang berada di kamarnya bersama korban.

Ketika itu, T melihat ada air yang tumpah di kamar tidurnya dan bertanya siapa yang menumpahkan.

Berita Rekomendasi

T pun bertanya kepada korban. Balita itu mengakui dirinyalah yang menumpahkan air tersebut.

Tersulut emosi, N mendatangi dan memarahi korban.

N juga mencubit pipi kanan dan kiri korban, lalu menampar sang anak.

"Melihat itu, kemudian ayahnya ini ikut memarahi korban dan ikut menampar korban. Tamparan mengenai pipi dan dahi sampai korban jatuh. Saat itu, ibu korban langsung memeluk korban supaya korban tak dipukuli oleh ayahnya," jelasnya.

Baca juga: Fakta Pasutri di Kediri Aniaya Anak hingga Tewas, Korban Disudut Rokok dan Dikubur di Samping Rumah

Saat N memeluk anaknya, T masih berusaha menganiaya korban dan mengenai N.

T lantas minta maaf pada N karena tak sengaja mengenai tangannya. N kemudian melepaskan pelukannya pada sang anak.

Saat itulah T yang masih diselimuti rasa kesal menghujani korban dengan pukulan.

T berulang kali memukul korban hingga terjatuh.

"Saat terjatuh ini korban sempat menangis dan mengeluarkan suara seperti mendengkur hingga akhirnya hilang kesadaran."

"Karena panik, ibunya ini berusaha menekan dada korban dan memberi napas buatan, tapi korban tidak bangun, dari hidung korban keluar darah," ungkap Kapolres Kediri, AKBP Bimo Ariyanto, Kamis (27/6/2024), dikutip dari TribunKediri.com.

Karena korban tak kunjung sadar, kedua pelaku berdiskusi apakah akan memberitahukan pada keluarga atau tidak.

Namun, karena merasa belum siap, akhirnya keduanya justru mengubur jasad korban di samping rumah.

Fakta pun terkuak, ternyata ini bukan kali pertama kedua pelaku menganiaya korban.

Sebelumnya korban berulang kali dianiaya dengan cara disundut rokok oleh kedua pelaku.

"Penganiayaan tidak hanya sekali. Beberapa hari sebelumnya tersangka T juga pernah menyulutkan rokok ke dada korban sampai lima kali."

"Saat ini, kasus masih dalam tahap penyidikan untuk proses hukum lebih lanjut," jelas dia.

Perbuatan kedua pelaku ini diungkap oleh kakek korban pada Selasa (25/6/2024) diikuti dengan pembongkaran makam.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Kronologi Balita di Kediri Tewas di Tangan Kedua Orang Tuanya, Cuma Gara-gara Air Tumpah di Kamar

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunJatim.com/Melia Luthfi Husnika)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas