Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluarga Diplomat Arya Daru Pangayunan Tagih Bukti Penyelidikan

Nicholay Aprilindo, kuasa hukum keluarga, menegaskan bahwa keluarga tetap membuka pintu dialog dengan kepolisian

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Keluarga Diplomat Arya Daru Pangayunan Tagih Bukti Penyelidikan
Instagram @ddaru_chee
KEMATIAN DIPLOMAT MUDA - Diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Arya Daru Pangayunan dan istri, Meta Ayu Puspitantri. Misteri kematian Arya Daru masih menyisakan tanda tanya besar dan keluarga almarhum belum mendapatkan penjelasan terang dari kepolisian, terutama terkait bukti-bukti penyelidikan 

TRIBUNNEWS.COM, BANTUL - Misteri kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) asal Bantul, Arya Daru Pangayunan, masih menyisakan tanda tanya besar. 

Hingga kini, keluarga almarhum belum mendapatkan penjelasan terang dari kepolisian, terutama terkait bukti-bukti penyelidikan.

Arya Daru ditemukan tewas dengan wajah terbungkus lakban di tempat kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025).

Ponsel miliknya juga belum ditemukan hingga sekarang, menambah panjang misteri yang menyelimuti kasus ini.

Nicholay Aprilindo, kuasa hukum keluarga, menegaskan bahwa keluarga tetap membuka pintu dialog dengan kepolisian.

Namun, mereka tidak ingin lagi menerima jawaban normatif tanpa bukti.

Baca juga: Makam Diplomat Muda Arya Daru Pangayunan Diacak-acak, Amplop Misterius Muncul di Rumah Duka

"Pada prinsipnya kami bersedia bertemu, dan keluarga sudah mendelegasikan kepada kami selaku kuasa hukum. Tapi kalau polisi datang, kami minta ada bukti tertulis yang bisa dipertanggungjawabkan. Tanpa itu, semuanya bisa direkayasa," kata Nicholay kepada Tribunjogja.com, Jumat (3/10/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Hingga kini surat permohonan audiensi sudah dikirim, namun balasan resmi dari pihak kepolisian belum diterima keluarga.

Nicholay menyebut keluarga tak ingin hanya mendengar alasan klasik jika dipanggil tanpa kepastian, seperti pejabat sedang dinas atau masih sibuk.

Ia menegaskan, keluarga butuh kejelasan, bukan janji yang menggantung.

"Keluarga bukan menunggu keajaiban, tapi kepastian. Misteri ini belum dijawab langsung ke keluarga," ujarnya.

Sebelumnya, keluarga bersama kuasa hukum juga sudah mengadukan kasus ini ke Komisi III DPR RI.

Mereka meyakini kematian Arya Daru tidak wajar dan membutuhkan perhatian serius dari lembaga negara.

Selain menuntut kejelasan penyelidikan, keluarga juga menghadapi sejumlah peristiwa janggal yang mereka anggap sebagai teror psikologis.

Kini, keluarga Arya Daru hanya bisa menunggu langkah kepolisian.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas